Menjaga keamanan sistem dan data pelanggan merupakan sebuah keharusan bisnis. Terlebih bagi bisnis digital yang memerlukan data-data pribadi dari pelanggan seperti nomor telepon, alamat rumah, dan lain-lain. Ancaman kebocoran data dan kelumpuhan sistem menjadi hal menakutkan dan harus hindari. Membangun skema keamanan bukan sesuatu yang murah, harus ada investasi khusus untuk bisa membangun sistem yang aman.

Berikut beberapa tips untuk bisnis bisa menghemat anggaran dalam membangun skema keamanan.

Membuat penilaian risiko TI

Yang perlu digarisbawahi dalam membuat rencana sistem keamanan adalah menganalisis risiko-risiko yang mungkin ada, termasuk risiko yang timbul dari dalam sistem. Perlu diingat ancaman keamanan sistem tak hanya bisa ditemukan dari luar sistem. Kemungkinan ancaman dari dalam sistem pun banyak ditemukan. Untuk minimalisir hal tersebut perlu dibuat pemetaan atau rencana penanggulangan risiko TI, baik dari dalam maupun dari luar, misalnya dengan membuat rencana kontrol hak akses sistem atau menempatkan firewall di dalam sistem jaringan.

Penerapan keamanan standar TI

Untuk mengamankan sistem membutuhkan beberapa tindakan. Mulai dari yang teknis hingga hal-hal dasar seperti memberikan password di setiap dokumen penting dan membuat akun dengan password yang tidak mudah ditebak. Langkah lanjutan adalah mengamankan komputer dengan menggunakan antivirus dan sistem terpercaya untuk mencegah program-program berbahaya seperti malware, trojan, virus, dan lain-lain.

Pelatihan dasar keamanan TI

Masih berkaitan dengan ancaman dari dalam, semua orang yang berada di dalam sistem harus memiliki dasar keamanan TI. Hal ini untuk mencegah kasus bocornya data atau masuknya perangkat lunak berbahaya ke dalam sistem. Pengetahuan dasar keamanan juga berguna untuk memberikan wawasan mengenai ancaman keamanan dan cara pencegahannya.

Contohnya untuk mencegah pegawai dari tipuan phising yang sering mengincar orang awam atau orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang ancaman keamanan. Contoh lain, mencegah penggunaan flashdisk yang sembarangan, membuat password yang tidak mudah ditebak, dan pengelolaan akun yang baik.

Pada intinya kegiatan pelatihan mengenai dasar keamanan ini untuk meningkatkan wawasan dan kepedulian para pegawai terhadap keamanan. Baik itu pencegahan atau pun penanggulangan yang bisa mereka lakukan.