Apakah SoMoLoCo itu?

Ke-empat faktor yang menentukan kesuksesan sebuah layanan saat ini adalah  Social, Mobile, Local dan Commercial, disingkat SoMoLoCo. Sebenarnya hal ini mungkin merupakan bukan poin-poin baru, namun seringkali banyak yang melupakan salah satu poin ini di layanan mereka. Banyak cerita sukses dari layanan yang dengan apik mampu mensinergikan ke-empat poin ini untuk melayani usernya, mari kita ulas sedikit lebih dalam.

Social

Fitur “social” saat ini sudah bisa dibilang menjadi fitur yang wajib ada di setiap layanan berbasis web/mobile. Fitur ini mengexploitasi informasi yang relevan untuk pengguna berdasarkan jaringan/hubungan pertemanan yang dibangunnya.

Mobile

Di beberapa negara dengan jumlah pengguna mobile yang besar, terutama di Indonesia, “mobile” adalah sebuah kewajiban bagi sebuah layanan. Diperlukan strategi khusus bagi penyedia layanan untuk melayani penggunanya yang aktif menggunakan perangkat mobile, baik itu smartphone, feature phone, maupun komputer tablet. Experience pengguna yang mengakses melalui browser di PC/laptop dengan perangkat bergerak tentu sangatlah berbeda, dan harus diperlakukan dengan berbeda pula. Hal inilah yang terkadang membuat penyedia layanan kesulitan dalam merancang strategi mobile, karena kurang memahami behavior penggunanya kala menggunakan perangkat mobile.

Local

Nah, kalau fitur yang satu ini masih relatif baru di telinga kita. Layanan-layanan jejaring sosial yang berbasis lokasi ini memang usianya masih muda di industri mobile internet, mungkin baru 2-3 tahun. Prinsip dasarnya sama seperti “social”, dengan memberikan pertanyaan : “informasi apa yang relevan di sekitar saya?”. Saat ini informasi memiliki value yang lebih tinggi ketika informasi itu bersifat lokal, dekat secara langsung dengan pengguna yang menjadikan informasi itu lebih berguna. Layanan-layanan seperti Koprol, Urbanesia, PersonaFlag dan jejaring sosial berbasis lokasi lainnya hidup dari konsep ini dan digabungkan dengan konsep lain.

Commercial

Ini sebenarnya masih bisa didebat, terutama masalah kapan waktu yang monetize dari layanan anda. Tapi satu hal yang pasti adalah startup tetap harus hidup, dan hidup itu tentu dari monetisasi. Entah bagaimana mendatangkan revenue, tapi revenue merupakan hal yang penting bagi kelangsungan hidup sebuah startup. Tapi ingat, jangan sampai mengorbankan produk yang bagus demi monetisasi, karena seringkali ketika di tahap awal ide-ide bagus banyak yang dibuang hanya karena tidak memiliki “business value”. Padahal produk yang bagus itu sudah memiliki value yang jauh lebih tinggi daripada “business value” apapun. Tapi tentu saja, isu ini masih seru untuk diperdebatkan.

—-

Coba kita lihat beberapa layanan terbaik kelas dunia, rata-rata semuanya berhasil mengimplementasikan ke-empat fitur ini dengan baik. Ada baiknya kita pelajari dan coba integrasikan ke layanan-layanan yang kita sediakan. Mungkin saja ke-empat fitur inilah yang akan bisa menjadi kunci keberhasilan layanan anda. Apakah anda sudah mendayagunakan ke-empat fitur ini dengan baik? Sharing dong di kolom komentar :)

[English version fot this post]

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.