Categories

Berita

DataOn Resmikan “GreatDay HR”, Startup Manajemen SDM untuk UKM

Dapatkan pendanaan pra-seri A senilai $2,5 juta untuk operasionalnya

Marsya Nabila - 12 December 2018

Perusahaan manajemen sumber daya manusia (SDM) DataOn hari ini (12/12) mengumumkan kehadiran anak usaha barunya GreatDay HR. Dengan segmen layanan sama, unit usaha baru tersebut akan menyasar kalangan UKM. Pemisahan unit bisnis ini dilakukan agar GreatDay HR bisa lebih fokus menggarap segmen tersebut.

DataOn sudah berdiri sejak 1999 dan diklaim menjadi perusahaan manajemen HR terbesar di Indonesia untuk segmen korporasi. Produk DataOn, yakni SunFish HR telah mendukung lebih dari 1,4 juta karyawan di lebih dari 1.200 perusahaan di 35 negara.

“Tim untuk GreatDay HR sudah dipecah dari DataOn agar bisa fokus menangani solusi HR untuk skala UKM. Tim kami terus tumbuh pesat, kemungkinan sekarang ada 50 orang. Sedangkan DataOn punya 300 karyawan,” terang Founder dan CEO DataOn dan GreatDay HR Gordon Enns, Rabu (12/12).

Secara startup, GreatDay HR berbentuk PMA dengan basis pusat di Singapura di bawah naungan Publica Holding Pte Ltd. Untuk dukung akselerasi bisnis, Enns mengumumkan perolehan investasi pra seri A senilai $2,5 juta yang dipimpin oleh Otium Ventures. Diikuti pula investor dari Indonesia dan Thailand.

Investasi ini akan digunakan untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Area Jabodetabek menjadi fokus awal, kemudian merambah ke Jawa secara perlahan hingga ke seluruh Indonesia. Pihaknya juga akan membawa produk ini ke beberapa negara di Asia Tenggara.

“Investor melihat produk ini dapat dibawa keluar negeri karena umumnya permasalahan yang dihadapi itu sama dengan Indonesia.”

Fitur GreatDay HR

GreatDay HR adalah aplikasi mobile yang bisa permudah mengelola data sumber daya manusia. Fitur di dalamnya termasuk untuk mengajukan reimburse, melaporkan kehadiran/cuti, penggajian, pelaporan PPh 21, pengurusan BPJS, dan penjadwalan kerja.

Semua pengguna menerima informasi termasuk permintaan yang membutuhkan persetujuan mereka, pengumuman perusahaan, pengingat status kehadiran, atau status karyawan yang diunggah di media sosial internal perusahaan.

Yang membedakan GreatDay HR dengan pemain sejenis, menurut Enns terletak di sisi penerapan konsep media sosial yang terintegrasi dalam aplikasi untuk mendukung komunikasi yang lebih baik.

Pengelolaan tugas, penelusuran aktivitas, dan umpan balik berkelanjutan memungkinkan terjadinya komunikasi lebih terstruktur, sehingga menghasilkan data yang dapat diakumulasi menjadi dasar untuk social performance management.

Enns menjelaskan fitur GreatDay dihadirkan untuk mendorong karyawan saling berbagi hal hebat yang sudah mereka lakukan setiap harinya. Unggahan ini dibagikan ke seluruh “followers”, termasuk tim kerja dan memperoleh “like” pada setiap unggahan.

“Like” ini dapat menambah poin untuk penilaian profil karyawan terbaik dan perusahaan dapat memberikan reward atas kontribusi mereka. Poin dan gamification tersebut bakal menunjang kontribusi/penggunaan konten micro-learning, penelurusan tugas, berbagi media sosial, dan interaksi lainnya.

“Menciptakan keterlibatan karyawan adalah tantangan berkelanjutan bagi banyak perusahaan. Padahal karyawan yang terlibat aktif dan menikmati waktu mereka di tempat kerja, umumnya memiliki prospek karir yang lebih baik dan tentunya menambah nilai lebih bagi perusahaan.”

Sediakan fitur finansial

Secara bertahap Enns bersama tim akan terus mengembangkan fitur di dalam aplikasi agar semakin menjawab kebutuhan para UKM. Salah satu fitur yang bakal dikuatkan adalah digital employee benefits, sebuah solusi finansial yang terintegrasi dalam aplikasi.

Perusahaan menghubungkan pengguna dengan berbagai pemain di industri jasa keuangan seperti multi-finance, asuransi, investasi, bank, wallet, dan online payment di dalam aplikasi. Pengguna dapat mengatur keuangan mereka dalam slot bahkan sebelum waktu gajian tiba.

Ketika gaji sudah masuk, dana secara otomatis akan terpotong dari dalam aplikasi. Seluruh tagihan pun akan terselesaikan pada saat itu juga. Mitra pun akan mendapat potensi nasabah baru yang datang dari kalangan UKM.

“Melalui program kerja sama dengan mitra keuangan, kami dapat menawarkan opsi yang lebih baik kepada karyawan seperti asuransi, pinjaman berbiaya rendah, dan lainnya. Mulai Januari 2019, kami akan umumkan beberapa kerja sama terbaru terkait fitur ini.”

Untuk berlangganan aplikasi, UKM hanya perlu menyediakan biaya Rp9 ribu per karyawan dalam setiap bulannya. Ness mengatakan untuk integrasi layanan dengan UKM tidak dikenakan biaya sama sekali.

“Kalau perusahaan mau pakai SunFish HR itu biayanya bisa memakan $100 juta sampai $10 miliar. Sementara kalau ini biaya integrasinya tidak ada, hanya biaya per kepala karyawan saja,” tutupnya.

GreatDay HR pertama kali dirilis sejak awal tahun ini, Ness menyebut telah memiliki 120 pengguna dari kalangan UKM dengan total 140 ribu karyawan. Aplikasi secara harian dikunjungi hingga 80 ribu kali oleh para karyawan. Pengguna tersebar di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter