Categories

Misc

Sulitkah Orang Melupakan Wajah Anda? Ayo Cari Tahu Via LaMem

Tak hanya wajah, Large-scale Image Memorability juga bisa diterapkan pada pemandangan atau objek sehari-hari.

Yoga Wisesa - 18 December 2015

Terdiri dari 14 tulang dan 32 gigi, wajah adalah bagian tubuh manusia dengan struktur paling kompleks. Para ahli telah dilakukan bermacam-macam studi buat mempelajarinya, termasuk upaya membaca karakteristik. Kali ini satu tool unik diciptakan tim MIT, dan berkatnya, mungkin kita bisa lebih mengerti mengapa kadang sulit mengingat wajah seseorang meskipun baru saja bertemu.

Mudah atau tidaknya Anda mengingat wajah orang ternyata tidak cuma ditentukan oleh kapabilitas memori. Computer Science and Artificial Intelligence Lab MIT mengemukakan bahwa penampilan objek sama-sama berperan besar menentukan faktor tersebut. Sebagai bagian dari riset mereka, para peneliti merilis LaMem alias Large-scale Image Memorability, yaitu platform untuk menakar seberapa gampang/sulit sebuah objek buat diingat.

LaMem memanfaatkan mesin untuk menciptakan heatmap sebuah gambar, buat mengindentifikasi bagian-bagian mana saja yang paling mudah direkam memori. Area berwarna merah mengindikasikan level tinggi, sedangkan warna-warna dingin seperti hijau dan biru terbilang kurang meninggalkan kesan di ingatan. Demi memastikan kalkulasi LaMem akurat, para ilmuwan telah melatih algoritma ke puluhan ribu gambar berbeda.

Skor ditunjukkan oleh angka desimal dari 0 sampai 1. Daily Mail menguji tool online ini pada sejumlah selebriti internasional, dan menemukan bahwa wajah-wajah mereka berada di angka 0,9 ke atas. Detailnya adalah sebagai berikut: Kim Kardashian 0,9, Kanye West 0,918, Kylie Jenner 0,938, Taylor Swift 0,911, Ed Sheeran 0,944, dan yang tertinggi adalah Miley Cyrus dengan 0,958.

Tentu saja, LaMem tidak cuma bisa dipakai buat mengukur tingkat memorability wajah. Anda dapat melakukan tes pada objek sehari-hari sampai pemandangan. Kategori terakhir ini termasuk yang mendapatkan skor rendah. Gambar-gambar alam sulit dibedakan, karena tidak memiliki fitur distingtif seperti pada muka manusia. Kreasi tim MIT tersebut diklaim 30 persen lebih baik dibandingkan algoritma lain, hampir mendekati titik kapabilitas rata-rata manusia.

Para pencipta karya menjelaskan, memahami cara manusia mengingat dapat membantu mereka menciptakan sebuah sistem dengan informasi yang gampang diterima, atau sebaliknya – menyimpan info yang mudah dilupakan manusia. Tanpa diduga, upaya tersebut juga memberi pencerahan terhadap studi mengenai memori.

Penasaran? Silakan jajal sendiri LaMem dengan mengunjungi situsnya. Caranya sangat mudah: masuk ke bagian Demo, lalu unggah gambar yang Anda inginkan atau pilih beberapa sampel di sana.

Via Daily Mail.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter

Thank you for Reading DailySocial.id

Starting at less than Rp 5.000/Day. You get unlimited access to DailySocial.id