Peluncuran Game Anthem Kabarnya Diundur ke Awal 2019

Tak Mau Mengecewakan, BioWare Perpanjang Waktu Pengembangan Anthem, Menundanya ke Awal 2019

Narasumber: "Jendela peluncuran di 2018 tidaklah realistis."
Anthem.
Anthem.

Sebagai pencipta seri Baldur’s Gate dan Mass Effect, nama BioWare dahulu sinonim dengan game-game role-playing berkualitas. Namun sejumlah arahan yang kurang pas di beberapa permainan terbaru BioWare membuat sinarnya mulai meredup. Titik terendahnya ialah Mass Effect: Andromeda. Judul yang seharusnya jadi babak baru Mass Effect itu malah dinodai masalah teknis dan animasi.

Namun hal ini tidak menurunkan perhatian publik pada kreasi mereka selanjutnya. Di panggung konferensi Microsoft di E3 2017, studio game asal Kanada itu memperkenalkan Anthem, yaitu permainan action role-playing bertema fiksi ilmiah dengan konsep dan konten yang mengingatkan kita pada elemen dari permainan berbeda – seperti mecha di Titanfall serta formula kooperatif mirip Destiny.

Awalnya, BioWare berencana buat melepas Anthem di triwulan terakhir tahun ini. Namun beradasarkan laporan dari narasumber terpercaya pada Kotaku, developer sepertinya membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyempurnakannya. Jendela peluncuran di 2018 dirasa tidak realistis karena tim harus mempersiapkan program uji coba beta, peluncuran di EA Access, serta update pasca-rilis. Pada akhirnya, pelepasan game dimundurkan ke 2019.

Demi memastikan segala hal berjalan lancar, pihak manajemen kabarnya juga memutuskan untuk mengerahkan tim Edmonton dan Austin buat menggarap Anthem. Langkah ini bukanlah hal baru, pernah BioWare lakukan ketika mengembangkan Andromeda dan Dragon Age: Inquisition. Tapi mengingat Anthem merupakan franchise yang betul-betul baru, pertaruhannya jauh lebih besar.

Kegagalan Mass Effect: Andromeda mencapai target penjualan menyebabkan dileburnya BioWare Montreal, diubah jadi tim baru, EA Motive. Berdasarkan pengalaman ini, kesuksesan Anthem akan sangat memengaruhi masa depan studio. Tekanan pada BioWare juga jauh lebih besar karena sang perusahaan induk, EA, belum lama ini terjerat kontroversi loot box di permainan terbarunya, Star Wars Battlefront II.

Anthem telah mulai dikembangkan sejak 2012; awalnya dinahkodai oleh director Casey Hudson, lalu dialihkan pada Jonathan Warner saat Hudson mengundurkan diri. Tahun lalu, BioWare berusaha memperkuat proses produksi game dengan menambah lebih banyak staf, juga turut merangkul penulis kawakan Drew Karpyshyn untuk mengerjakan narasinya.

Berita baiknya, ada kemungkinan besar penundaan Anthem tidak terlalu lama. Menurut Kotaku, waktunya tidak akan melewati bulan Maret 2019 karena masa fiskal EA tahun 2019 berakhir di bulan itu.

Komentar saya terhadap pengunduran Anthem sama seperti terkait penundaan game lain: lebih baik terlambat namun hasilnya memuaskan ketimbang buru-buru, tetapi kontennya malah setengah matang.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Game
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…