1. Startup

Aidil Zulkifli: Bunga Pinjaman UangTeman Tidak Akan Capai 30% Untuk Satu Bulan

Bagi peminjam yang baik, suku bunga pinjaman yang diberikan akan menurun setiap kali peminjam membayar kembali pinjamannya

Dewasa ini, dengan pesatnya pertumbuhan teknologi yang terjadi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, banyak kemudahan yang ditawarkan, salah satunya adalah untuk memperoleh pinjaman uang. UangTeman adalah salah satu startup fintech yang coba menawarkan kemudahan untuk memperoleh pinjaman uang tersebut. Namun, ternyata kemunculan mereka memperoleh tanggapan yang kurang positif dari sebagian masyarakat terkait dengan pemberian suku bunga pinjaman yang tinggi, yakni 1 persen per hari.

Pada dasarnya layanan UangTeman mencoba menawarkan kemudahan untuk mendapatkan pinjaman jangka pendek dalam jumlah yang kecil, yakni mulai dari 1,5 juta Rupiah hingga maksimal 3 juta Rupiah dengan jangka waktu peminjaman yang tak lebih dari 30 hari. Bunga pinjaman yang diberikan yaitu 1 persen per harinya dan itu terbilang cukup tinggi. Dari sini pula tanggapan masyarakat mulai bermunculan, karena jika dihitung secara kasar bunganya bisa mencapai 30 persen untuk satu bulan.

Menanggapi hal tersebut, CEO UangTeman Aidil Zulkifli menjelaskan bahwa sebenarnya tingkat bunga tak akan mencapi 30 persen per bulan dan sebagian besar dari pelanggan UangTeman pun diklaim Aidil tak pernah membayar hingga mencapai 30 persen.

"Seberapa banyak Anda membayar kami, itu diserahkan sepenuhnya kepada peminjam," ujar Aidil kepada DailySocial.

Diserahkan sepenuhnya kepada peminjam berarti peminjamlah yang menentukan waktu lamanya peminjaman uang dan itu yang menjadi faktor utama besar kecilnya bunga yang dibayarkan nanti. Lebih jauh Aidil juga menegaskan bahwa jika peminjam menunjukan dia adalah peminjam yang baik, pihak UangTeman akan memberikan reward berupa pengurangan suku bunga.

Aidil mengatakan, "Hal ini juga harus dicatat adalah bahwa kita akan mengurangi suku bunga untuk peminjam yang baik.[...] Sebagai contoh, kita mengurangi tingkat suku bunga sebesar 0,2% setiap kali peminjam membayar kembali pinjamannya. Ini adalah bagian dari fokus kami untuk membantu pelanggan kami merencanakan urusan keuangan mereka secara bertanggung jawab."

KTA Umum (Bank) vs KTA UangTeman

Sejatinya, model peminjaman uang yang ditawarkan UangTeman sangat mirip dengan layanan serupa yang berasal dari Inggris, yakni Wonga dan reaksi yang diberikan masyarakat pun sangat mirip karena besarnya bunga yang diberikan. Lalu apa yang membuat UangTeman masih mendapat traksi meski ada resistansi yang terlihat jelas dengan layanan yang diberikan?

Poin pertama yang diperhatikan disini menurut Aidil yaitu, target pasar dari UangTeman itu sendiri. UangTeman mencoba membidik segmen masyarakat kelas B- atau C+ yang biasanya menemukan diri mereka kesulitan untuk memperoleh pinjaman dari Bank. Poin berikutnya yaitu dari sisi inovasi yang ditawarkan UangTeman yang bisa dikatakan terinspirasi dari layanan Wonga di Inggris.

UangTeman memang mengklaim sebagai layanan KTA online pertama yang hadir di Indonesia. Meski demikian untuk mendapat layanan finansial berupa pinjaman KTA secara online sebenarnya sudah bisa diakses melalui layanan perbandingan produk finansial, seperti CekAja dan HaloMoney. Kedua layanan tersebut akan memberikan perbandingan KTA dari bank rekanan yang selanjutnya dapat dipilih pelanggan sesuai dengan kebutuhan dan kantongnya.

Antara UangTeman, OJK, dan rencana ke depan UangTeman

Terkait dengan jenis layanan UangTeman yang merupakan jasa keuangan, ada satu hal lagi yang menjadi perhatian, yakni layanan ini sepertinya masih belum terdaftar dalam OJK. Dugaan ini muncul karena tidak adanya logo OJK di halaman situsnya seperti kebanyakan layanan penyedia jasa keuangan di Indonesia. Penyebabnya, bisa jadi karena aturan dan regulasi yang mengatur layanan pinjaman jangka pendek di Indonesia masih belum jelas, setidaknya itu yang diutarakan Aidil.

Menanggapi hal tersebut Aidil menjelaskan, "Sebelum meluncurkan bisnis ini, kami telah berkonsultasi secara mendalam dengan OJK dan dikonfirmasi bahwa kita mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku di Republik Indonesia."

"Ke depannya, harus ada lebih (banyak atau jelas) aturan dan regulasi tentang industri kredit jangka pendek ini. UangTeman siap untuk mengikuti dan mematuhi aturan-aturan dan regulasi tersebut. Hal ini karena, kepentingan regulator dan kita selaras - kita di sini untuk melindungi konsumen dari pinjaman predator oleh loansharks (lintah darat)," tambah Aidil.

Meski masih seumur jagung, saat ini Uang Teman sangat berambisi untuk ekspansi pasar ke Jawa Tengah dan Yogyakarta di bulan Agustus nanti dengan tujuan untuk membantu para pengusaha mikro yang membutuhkan pinjaman. Menurut Aidil, Yogyakarta dan Jawa Tengah dipilih karena kedua wilayah tersebut menunjukkan minat yang positif terhadap layanan mereka.

Meskipun demikian, Aidil juga perlu ingat untuk mendapat kepercayaan dari orang Indonesia tidaklah semudah membalikan telapak tangan karena demografi Indonesia yang beragam, mulai dari budaya, keyakinan, hingga tingkat kemampuan finansial itu sendiri. Terlebih dengan penawaran bunga 1 persen yang bisa dibilang cukup tinggi. Sah rasanya jika kita berpendapat perlu ada inovasi lain dari UangTeman untuk membuat layanan mereka lebih diterima di Indonesia.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again