1. Startup

Kiprah Tokopedia Setelah Lima Tahun Berjibaku di Dunia Marketplace Online

Waktu lima tahun bukanlah waktu yang singkat untuk bertumbuh dan berkembang memajukan bisnis. Salah satu situs marketplace lokal Tokopedia yang baru saja memperingati ulang tahunnya yang ke-5 mengungkapkan kemajuan bisnisnya yang telah memfasilitasi puluhan ribu toko online dengan pengiriman produk yang mencapai lebih dari dua juta produk tiap bulannya. Tokopedia juga mengungkapkan rencananya untuk terus berkembang di ranah mobile.

Selama lima tahun kiprahnya Tokopedia bisa bertahan sebagai online marketplace lokal di tengah-tengah pertumbuhan industri e-commerce yang berkembang pesat. Persaingan datang dari berbagai situs e-commerce dan classified ads dengan beberapa di antaranya menjadi tolak ukur peta industri Internet di Indonesia. Di ulang tahun kali ini, Tokopedia mengklaim posisinya semakin kuat sebagai salah satu situs marketplace terbesar di Indonesia.

Menurut siaran pers yang kami terima, layanan yang diprakarsai oleh pengusaha muda William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison ini memiliki puluhan ribu merchant dengan jutaan produk yang dikirimkan tiap bulannya. Tingkat kunjungan Tokopedia juga telah mencapai angka puluhan juta pengunjung setiap bulannya. William meyakini pertumbuhan tersebut bisa diraih berkat program bebas komisi transaksi untuk merchant yang diusung Tokopedia sejak awal berdiri pada 2009 silam.

“Saya sangat senang dengan bisnis model marketplace. Kesuksesan marketplace tergantung dari seberapa sukses marketplace tersebut membantu para merchant-nya untuk menjadi lebih sukses. Saya pikir, ini adalah bisnis model yang paling indah,” ujar William yang menjabat CEO Tokopedia sejak berdirinya marketplace ini.

Terkait dengan program bebas komisi transaksi, pihak Tokopedia mengatakan program tersebut akan terus berlangsung setidaknya hingga pada tahun 2015 mendatang. Meskipun tidak ada jaminan tentang tentang program ini setelah waktu tersebut, tak bisa dipungkiri bahwa program ini menjadi salah satu daya tarik utama Tokopedia di mata merchant.

Selama lima tahun berkiprah di industri e-commerce Indonesia, Tokopedia juga merilis sejumlah data statistik pengguna yang dibaginya menjadi data demografis wilayah transaksi dan data jenis kelamin pengguna. Dalam rilisnya disebutkan, sebanyak 50,08% pembeli Tokopedia berasal dari pulau Jawa, dengan 19.72%-nya merupakan pebelanja yang berdomisili di ibukota Jakarta. Dari sisi penjual, sebanyak 55,25% penjual berasal dari pulau Jawa (di luar DKI Jakarta), yang diikuti oleh 36.13% penjual Tokopedia berasal dari Jakarta.

Selain itu, statistik pengguna Tokopedia berdasarkan jenis kelamin mengungkapkan bahwa kaum wanita mendominasi platform Tokopedia baik itu dari sisi pembeli maupun pihak penjual. Hal ini diklaimnya lewat persentase sebesar 60,5% nilai transaksi Tokopedia sepanjang tahun kelima berasal dari pengguna yang datang dari kaum wanita.

Pertumbuhannya dalam ranah mobile menjadi salah satu fokus utama Tokopedia di momen ulang tahunnya ini. Seperti yang diungkapkan oleh COO Tokopedia Leontinus Alpha Edison, sebanyak 54.7% pengguna mengakses platform Tokopesia melalui perangkat mobile, baik itu melalui smartphone (baca juga: Tokopedia rilis aplikasi Android) atau mobile web yang bisa diakses melalui feature phone. Melihat derasnya arus pengguna tersebut, Tokopedia berencana untuk semakin memantapkan kehadirannya di ranah mobile.

“Melihat tren ini, kami sadar bahwa Indonesia memang negara yang ‘mobile first’. Setelah meluncurkan versi mobile browser untuk pengguna mobile, wap version untuk pengguna featured phone, dan baru-baru ini Android Apps untuk pengguna Android, tim kami juga sedang dalam tahap mengembangkan versi Tokopedia untuk pengguna tablet, dan juga IOS”, ungkap Leontinus.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again