Belakangan ini Twitch tampak sangat sibuk menyempurnakan layanannya. Setelah memperkenalkan jejaring sosialnya yang bernama Pulse, anak perusahaan Amazon tersebut kini meresmikan aplikasi desktop perdananya.

Twitch Desktop App sejatinya merupakan jelmaan dari platform komunikasi Curse yang sebelumnya sudah diakuisisi oleh Twitch. Sama seperti Pulse, tujuan dari diciptakannya aplikasi ini adalah untuk membantu para pengguna Twitch mempererat hubungan dengan komunitasnya.

Lewat Twitch Desktop App, streamer dapat membuat server-nya sendiri untuk dijadikan rumah kedua bagi komunitasnya, bahkan di luar sesi live streaming. Ketika live streaming sedang berlangsung, komunitasnya bisa menonton dan berpartisipasi dalam Twitch Chat langsung dari aplikasi ini.

Fitur lain yang membuat aplikasi ini semakin menarik adalah voice dan video call. Sebanyak lima orang sekaligus bisa tergabung dalam percakapan video berkualitas HD, dan Twitch juga tidak lupa menyematkan fitur screen sharing. Lebih penting lagi, Anda tetap bisa berbincang-bincang selagi menonton tanpa perlu alt-tab berkat fitur in-game overlay.

Selanjutnya, berkaitan dengan rencana Twitch untuk menjadi pesaing Steam, pengguna nantinya juga bisa membeli dan mengunduh game tertentu langsung via Twitch Desktop App.

Terakhir, melanjutkan tren yang dibangun Curse, Twitch Desktop App telah mendukung deretan mod atau add-on untuk beragam game. Mod dan add-on ini nantinya dapat disinkronisasikan antar perangkat dengan bantuan jaringan cloud.

Meski masih berstatus beta, Twitch Desktop App bakal tersedia mulai tanggal 16 Maret mendatang, dan Anda bisa mengunduhnya lewat download.twitch.tv.

Watch live video from Twitch on www.twitch.tv

Sumber: Twitch.