Ubah Tampilan Aplikasi, OLX Indonesia Targetkan Tembus 2 Juta Pengunjung Harian

Ubah Tampilan Aplikasi, OLX Indonesia Targetkan Tembus 2 Juta Pengunjung Harian

Diharapkan pertumbuhan bisnis OLX Indonesia secara keseluruhan dapat naik 100%
CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa dan CMO OLX Indonesia Edward Kilian saat peresmian The All New OLX / DailySocial
CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa dan CMO OLX Indonesia Edward Kilian saat peresmian The All New OLX / DailySocial

Hari ini (7/2), OLX Indonesia meresmikan perubahan tampilan aplikasi mobile yang diusung dengan tema “The All New OLX”. Diharapkan lewat peluncuran ini, jumlah pengunjung aktif harian bisa tembus di angka 2 juta orang dari pencapaian di tahun lalu sebesar 1 juta orang.

[Baca juga: Di Balik Perubahan Tampilan Aplikasi Mobile OLX Indonesia]

OLX Indonesia membuat sejumlah fitur baru seperti pencarian iklan berdasarkan lokasi dan chat. Tampilannya pun lebih mengedepankan foto (visual), tujuannya untuk menarik impulsive shopper, yang tak lain adalah segmen baru target pengguna OLX.

Tampilan baru ini menonjolkan konsep empat pilar utama, yaitu hyper local, hyper simple, C2C, dan trust. Konsep tersebut merupakan hasil pengamatannya terhadap masyarakat mobile.

Tujuan akhirnya adalah OLX ingin menggandeng sebanyak-banyaknya pengguna baru dengan merambah pengguna millennials dan perempuan, tanpa meninggalkan pengguna lama, yakni kaum laki-laki.

Sementara ini, OLX Indonesia masih melakukan transisi untuk perubahan di versi situsnya (desktop dan mobile). Untuk kedua platform tersebut masih menggunakan tampilan lama tanpa fitur baru seperti di aplikasi mobile, tujuannya agar pengguna lama tetap dapat menggunakan platform OLX dengan nyaman.

CEO OLX Indonesia Daniel Tumiwa menjelaskan peluncuran ini menjadi pertanda bahwa platform OLX kini semakin relevan dengan perkembangan zaman. Belakangan, model iklan baris mulai tidak dipahami oleh masyarakat mobile, terutama generasi millennials. Banyaknya jenis layanan e-commerce tidak dipahami masyarakat.

Mereka hanya mengetahui istilah e-commerce atau online shop. Padahal, fungsi platform, jenis barang, dan tipe penjual, di setiap e-commerce berbeda satu sama lain. Masyarakat pun menyukai segala sesuatu bersifat visual, dinamis, simpel, dan praktis. Hal ini membuat iklan baris online saat ini, tidak menarik bagi mereka.

“Bisnis OLX terus tumbuh, namun mulai tidak relevan dengan kondisi pasar, yaitu masyarakat mobile, terutama kalangan perempuan dan millennials. Mereka adalah orang-orang yang tertarik pada visual, treasure hunter, dan impulsive shopper. Kami menyebut ini sebagai gaya hidup nggak suka, nggak ingin, tetapi beli,” terang Daniel, Selasa (7/2).

Dia berharap, dengan menargetkan 2 juta pengunjung harian dapat memberi dampak bagi bisnis perusahaan sekaligus meningkatnya nilai transaksi di OLX Indonesia. Untuk seluruh lini pertumbuhan OLX diharapkan dapat naik hingga 100%.

Kinerja OLX Indonesia

Sepanjang tahun lalu, OLX Indonesia mengklaim secara market share untuk segmen pasar barang bekas di Indonesia sebesar 67%. Sementara sisanya 33% dikuasai oleh platform lainnya seperti Blackberry Messenger (BBM), WhatsApp, dan lainnya. Hasil ini didapat lewat kerja sama perusahaan dengan Millward Brown, perusahaan agensi riset global.

Jumlah pengunjung OLX tiap bulannya mencapai 20,1 juta orang. Dari angka tersebut, sekitar 900 ribu adalah penjual aktif, secara persentase naik 35% dari tahun sebelumnya sebesar 720 ribu orang.

Adapun jumlah pengguna aktif harian dari aplikasi mobile OLX sebanyak 1 juta orang, naik 61% dari sebelumnya 620 ribu orang. Lokasinya kebanyakan berada di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Dari segi pemasangan iklan, jumlahnya mencapai 170 ribu iklan baru secara harian, naik 40% dari sebelumnya 120 ribu iklan.

Rata-rata nilai transaksi perbulannya di OLX mencapai Rp31 triliun, naik 163% dari sebelumnya Rp12 triliun. Tingginya nilai transaksi ini memperlihatkan bahwa nilai barang yang dijual di OLX makin tinggi.

Salah satu contohnya, untuk kategori mobil harga termahal yang dijual adalah Ferrari 458 keluaran 2011 dengan harga Rp 4,7 miliar. Sementara, untuk kategori motor harga termahalnya adalah BMW GS 1200 keluaran 2011 dengan harga Rp 322 juta. Dalam kategori properti, harga rata-ratanya adalah Rp 505 juta.

Berdasarkan kategori, elektronik & gadget, rumah tangga, properti, dan kebutuhan pribadi menempati posisi teratas. Yang menariknya adalah pertumbuhan jumlah iklan dari kategori kebutuhan pribadi yang drastis daripada pencapaian di 2015.

CMO OLX Indonesia Edward Kilian menjelaskan untuk produk fesyen jumlah iklan yang laku mencapai 43 ribu iklan senilai Rp 729 miliar, iklan sepatu yang laku sebanyak 9 ribu senilai Rp 2,8 miliar. Iklan jam tangan yang laku mencapai 8 ribu senilai Rp 6 miliar dan tas & dompet sebanyak 2.600 iklan yang laku senilai Rp 650 juta.

“Pertumbuhan yang cepat dari kategori kebutuhan pribadi memperlihatkan bahwa pengguna OLX kini tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki saja, tetapi juga ada dari perempuan. Ini menjadi pertanda bahwa kami perlu rangkul pengguna baru tanpa meninggalkan pengguna lama yakni laki-laki,” pungkas Edward.

Application Information Will Show Up Here

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…