Viber Luncurkan Fitur Grup yang Menampung 1 Miliar Anggota dan Bisa Dimonetasi

Viber Luncurkan Fitur Grup yang Menampung 1 Miliar Anggota dan Bisa Dimonetasi

Viber Communities menawarkan fungsional yang lebih luas dan bisa diuangkan
Communities-PR
Communities-PR

Hampir semua aplikasi pesan instan mempunyai fitur grup yang menawarkan tempat bagi komunitas atau kelompok orang dengan minat yang sama untuk saling bercengkrama. Tetapi fitur ini seringkali dibatasi dengan jumlah yang bervariasi. WhatsApp misalnya membatasi anggota grup maksimal sebanyak 256 orang, kemudian Telegram lebih banyak, mencapai 10.000 orang.

Yang terbaru, Viber membuat gebrakan yang lebih berani dengan meluncurkan layanan baru bernama Viber Communities yang dapat menampung anggota sebanyak 1 miliar orang atau secara harfiah bisa diartikan tanpa batas. Tapi yang menarik, Viber juga menawarkan opsi monetasi sehingga pemilik grup bisa menguangkan interaksi yang terjadi di dalam grupnya.

Communities-PR2

Dan berbeda dari fitur grup di aplikasi lain. Viber Communities menawarkan fungsional yang lebih luas, beberapa di antaranya:

  • Pertama tentu saja jumlah anggotanya yang tak terbatas, karena Viber membatasinya sampai dengan 1 milar anggota.
  • Anggota bisa gabung dengan satu klik mudah
  • Anggota bisa melihat arsip percakapan grup
  • Fitur pesan tersemat, di mana admin bisa melekatkan pesan sebagai pesan unggulan yang nantinya tampil di urutan teratas sampai dihapuskan secara manual oleh admin.
  • Pengaturan visibilitas, di mana super admin punya hak untuk menentukan visibilitas grup, apakah terlihat oleh publik atau private.

Viber mengonfirmasi fitur ini akan digulirkan secara bertahap ke seluruh penggunanya.

Sumber berita blonde20.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Mobile
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…