Bersamaan dengan pengumumannya di ujung bulan Maret 2017, penyingkapan Destiny 2 dibarengi satu kejutan menarik: sekuel game shooter multiplayer Bungie tersebut tak lagi dirilis secara eksklusif untuk console. Saat itu, publisher baru mengungkap latar belakang cerita permainan dan karakter-karakter yang akan hadir di sana lewat teaser bertajuk Last Call dan trailer Rally the Troops.

Sesuai agenda, beberapa jam lalu Bungie memamerkan porsi gameplay dari Destiny 2 untuk pertama kalinya via event live stream, dan di sana tersibaklah beragam fitur baru dan bermacam-macam upgrade. Jika kebetulan Anda melewatkannya, tak perlu khawatir, saya sudah menyiapkan rangkuman informasinya di sini.

Persenjataan

Akan ada dua tipe senjata baru, yaitu senapan mesin dan pelontar granat. Sistem penyajian persenjataan juga diubah dari kategori ‘primer, sekunder dan senjata kelas berat’ menjadi tiga slot Kinetic, Energy sertaPower.

Class

Destiny 2 tetap mengusung pembagian kelas seperti permainan pertamanya, yakni Warlock, Titan dan Hunter. Meski tidak ada varian baru, masing-masing memiliki rangkaian ‘kemampuan super’ anyar. Warlock misalnya, bisa menggunakan gerakan serangan berbasis pedang Dawnblade; Titan dapat memanfaatkan skill Sentinel buat memunculkan perisai; lalu Hunter dibekali kemampuan mengeluarkan Arcstrider – tongkat buat menghantam musuh.

Lokasi dan aktivitas

Developer menjanjikan ada lebih banyak aktivitas selain berpatroli. Bungie telah menyiapkan empat dunia baru untuk Anda jelajahi: Titan, Io, Nessus, serta European Dead Zone di Bumi. Meski patroli tetap dipertahankan, Destiny 2 lebih banyak menyuguhkan aspek eksplorasi, dengan peta dua kali lebih luas dibanding game pertama.

Di sana, Anda bisa mengerjakan mode Adventures, menerima side-quest dari NPC, berburu harta karun dan menemukan Lost Sectors. Sebagai tambahan, Anda tidak perlu lagi pergi ke orbit buat pindah lokasi.

Kabar kurang baiknya adalah, achievement dan progres Anda di game pertama tidak bisa ditransfer ke Destiny 2.

Narasi

Kadar konten cerita di Destiny 2 akan lebih kental, menawarkan banyak cutscene dan dialog antar-karakter. Musuh utama Anda faksi Red Legion ras Cabal, yang dipimpin oleh raksasa bernama Ghaul. Tower, yang berperan sebagai area hub, telah mereka luluh lantakkan, dan sang Speaker menghilang.

Multiplayer

Mode Crucible di Destiny 2 menyajikan pertempuran PvP empat lawan empat. Multiplayer kini difokuskan pada tim-tim yang lebih kecil, dan di sana, Bungie turut mengenalkan mode baru bernama Countdown.

Season pass

Seperti pendahulunya, akan ada Expansion Pass untuk Destiny 2, terdiri dari dua expansion pack. Masing-masing add-on berisi misi tambahan, aktivitas multiplayer coop, mode multiplayer kompetitif, dan segala macam persenjataan serta perlengkapan baru.

Waktu peluncuran

Destiny 2 akan dirilis di PC, PlayStation 4 dan Xbox One pada tanggal 8 September 2017. Versi PC-nya sendiri akan disuguhkan secara eksklusif via Battle.net milik Blizzard Entertainment. Sebelum diluncurkan nanti, Bungie berencana buat melangsungkan uji coba beta – tapi waktu spesifiknya sendiri belum diketahui.

Sumber: Gamespot & Venture Beat.