Saya yakin tidak sedikit dari kita yang sudah sangat jarang menonton TV dan menjadikan YouTube sebagai penggantinya. Ada banyak alasan yang mendasari pergeseran tren ini, salah satunya adalah kemudahan untuk menonton konten apa saja, kapan saja dan menggunakan perangkat apa saja.

Pun demikian, masih ada beberapa kesempatan dimana kita mau tidak mau harus mengandalkan TV, salah satunya ketika hendak menonton pertandingan tim olahraga favorit. Hal ini mendorong YouTube untuk menawarkan inisiatif baru yang mereka juluki YouTube TV.

Menurut penjelasan YouTube sendiri, YouTube TV adalah live TV yang dirancang untuk generasi modern, generasi yang sudah terbiasa menonton apapun, kapanpun dan bagaimanapun caranya itu tadi. Dilihat dari kacamata sederhana, YouTube TV merupakan layanan streaminglive TV dengan konten yang tidak kalah dari jaringan TV kabel tradisional.

Pilihan channel yang ditawarkan YouTube TV / YouTube

Di Amerika Serikat, YouTube telah menggandeng sejumlah channel ternama seperti ABC, CBS, FOX, NBC dan ESPN. Mulai dari serial TV sampai siaran olahraga bisa dinikmati di YouTube TV berkat kemitraan ini, dan YouTube rupanya juga telah menggandeng stasiun-stasiun TV lokal untuk semakin memperkaya konten.

Selain akses ke lebih dari 40 channel, YouTube TV juga menawarkan program-program orisinil sekaligus eksklusif yang sebelumnya hanya tersedia untuk para pelanggan YouTube Red. Semua ini bisa dinikmati tidak hanya di layar besar saja, tetapi juga di perangkat Android maupun iOS.

Meski namanya YouTube TV, layanan ini juga bisa diakses dari perangkat Android maupun iOS / YouTube

Hal menarik lain dari YouTube TV adalah fitur DVR berbasis cloud tanpa batasan storage. Gampangnya, Anda bisa merekam siaran-siaran live berapa pun banyaknya, dan YouTube akan menyimpan semuanya selama sembilan bulan.

Dalam beberapa bulan ke depan, YouTube TV akan tersedia untuk konsumen di Amerika Serikat dengan biaya berlangganan $35 per bulan dan tanpa komitmen, alias bisa dibatalkan kapan saja. Setiap pelanggan akan menerima enam akun yang masing-masing menawarkan fitur rekomendasi dan DVR-nya tersendiri.

Sumber: YouTube.