Setelah sukses menggelar BEKRAF Festival pada 2017 lalu di PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Creative Hub, Kota Bandung, Jawa Barat dengan jumlah kunjungan mencapai 33.900 orang, tahun ini Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (BEKRAF) kembali menggelar BEKRAF Festival pada 15-17 November 2018 mendatang yang berlokasi di Grand City Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan ini merupakan festival kinerja atau ajang bagi BEKRAF untuk menyampaikan hasil capaian kinerjanya kepada masyarakat luas dalam membentuk ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) dan juga sebagai bentuk dukungan serta apresiasi kepada pelaku ekraf yang telah ikut berkontribusi terhadap kemajuan ekonomi Indonesia.

“BEKRAF Festival juga diharapkan dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap potensi ekraf yang dimiliki. Acara ini bisa memberikan gambaran apa saja yang telah dilakukan BEKRAF dalam mewujudkan Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi kreatif dunia ke depan,” ungkap Kepala BEKRAF, Triawan Munaf saat konferensi pers BEKRAF Festival 2018 di Kantorkuu Coworking & Office Space (Agro Plaza), Senin (29/10).

Capaian kinerja BEKRAF disajikan secara menarik dan terukur melalui data riset yang telah dilakukan selama ini. Dia menambahkan, memasuki tahun keempat, BEKRAF tetap konsisten dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai lembaga yang bertanggung jawab memajukan ekraf Tanah Air.

Melalui program-program pengembangan kapasitas yang disinergikan dengan nomenklatur enam kedeputian, BEKRAF terus berupaya melibatkan pelaku ekraf secara langsung. Hal ini diharapkan dampak dari program kerja dapat langsung dirasakan.

Festival ini nantinya akan mengekspose 45 program dari seluruh Kedeputian BEKRAF yang terbagi dalam empat konsep acara utama yaitu gelar wicara (talkshow), lokakarya (workshop), pertunjukan (performance), dan pameran (exhibition). Kegiatan kegiatan tersebut dilaksanakan dalam berbagai area seperti mainstage, ruang serbaguna besar dan kecil, area movie/talkshow, ruang ruang meeting dan Oktagon. Selain melibatkan pihak internal, dalam proses perencanaannya, BEKRAF Festival juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, dalam hal ini Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia.

Beberapa site menarik akan hadir pada BEKRAF Festival, diantaranya adalah IKKON, Kreatifood, BIIMA, Hello Dangdut, Deureuham, Coding Mum, ORBIT, BISMA, FoodStartUpIndo, CREATE, Retas dan Kreatiorial, Archipelageek, Akatara, Docs by The Sea, Identities, Pameran Ekraf Produk Lokal , WCCE dan masih banyak lagi.

BEKRAF Festival dilaksanakan dengan konsep keliling di beberapa kota di Indonesia. Penentuan tempat pelaksanaan BEKRAF FESTIVAL merupakan penghargaan kepada daerah yang mendukung sepenuhnya kemajuan ekonomi kreatif. Ini sekaligus menjadi alasan terpilihnya kota Surabaya menjadi tempat pelaksanaan BEKRAF Festival 2018. Presentase usaha ekonomi kreatif menurut survey ekonomi 2016 dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa kota Surabaya mempunyai jumlah usaha ekonomi kreatif dengan jaringan usaha tunggal terbesar di Indonesia dengan presentase mencapai 6,41%. Selain itu, hasil pemetaan usaha/perusahaan ekonomi kreatif untuk 99 kota di Indonesia menunjukkan bahwa Surabaya menduduki urutan teratas dari lima besar kota dengan potensi usaha/perusahaan ekonomi kreatif.

“Dengan diselenggarakannya BEKRAF Festival di Kota Surabaya, kami berharap masyarakat dapat lebih paham dan peduli terhadap perkembangan ekonomi kreatif di daerahnya dan terus konsisten dalam berkontribusi memajukan ekonomi kreatif di Indonesia. BEKRAF juga berharap, penyelenggaraan BEKRAF Festival 2018 ini akan membawa dampak yang positif bagi ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia, akademisi, sektor bisnis, pemangku kepentingan ekonomi kreatif dan masyarakat luas bahkan menyentuh level pelajar dan mahasiswa. ” tutup Triawan.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk mengunjungi BEKRAF Festival 2018 pada November mendatang, kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.