idEA-Harbolnas 2019: Semua Bisa Online

idEA-Harbolnas 2019: Semua Bisa Online

Ada yang berbeda dari Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas 2019). Di penyelenggaraannya yang memasuki tahun ke-9, Harbolnas kini berada di bawah arahan Asosiasi ECommerce Indonesia (idEA). Harapan paling mendasar tentu adalah netralitasnya.

Hal ini tentu menjadi salah satu faktor penting terkait kepercayaan konsumen, dan tentu saja peserta. Terbukti kurang dari satu pekan sosialisasi pendaftaran Harbolnas 2019, setidaknya 170 platform telah mendaftarkan diri mereka untuk mengikuti kegiatan tahunan ini. Selain itu, hubungan idEA dengan pemerintah yang sudah terjalin dengan sangat baik tentu membuka berbagai peluang dukungan demi mulusnya penyelenggaraan Harbolnas 2019.

Yang menarik di gelaran tahun ini, idEA akan membuka jejaring baru. Ketua Umum idEA, Ignatius Untung menjelaskan bagaimana organisasi yang dipimpinnya ingin mensosialisasikan seluas mungkin sektor perdagangan digital melalui Harbolnas kali ini. “Tak hanya produk gaya hidup atau produk-produk elektronik saja, kami ingin semua bisa dipasarkan secara luas dan mudah melalui digital,” kata Untung dalam acara Media Luncheon Harbolnas-idEA 2019 di Jakarta, Kamis (7/11) siang.

“Kami berharap platform yang memasarkan hasil alam juga bisa bergabung dengan Harbolnas kali ini,” tambahnya. “Selain itu, produk lokal juga masih menjadi bintang di acara ini.”

Seperti diketahui, idEA memang menaruh perhatian cukup besar untuk bisa mengembangkan jangkauan pasarnya. “Yang paling efektif dan efisien tentu saja melalui pemasaran digital,” ucap Untung tegas. Perlu sosialisasi lebih jelas terkait batasan produk lokal. Produk lokal, lanjut Untung, tidak melulu berarti kerajinan tangan atau sejenisnya. Banyak barang-barang lifestyle, termasuk elektronik yang banyak produk buatan Indonesia. “Untuk itu kami akan mengulang kesuksesan Harbolnas 2018 dengan menambah satu hari, yakni 11 Desember 2019, khusus untuk promo terbaik produk lokal.”

Seperti diketahui, Harbolnas 2018 berhasil mencatatkan penjualan produk lokal yang cukup mengagumkan. Menurut data yang diolah lembaga penelitian AC Nielsen, setidaknya 46% barang yang terjual selama gelaran Harbolnas 2018 merupakan produk lokal. Selama dua hari, Harbolnas 2018, masih menurut Nielsen, juga mencatatkan kenaikan jumlah transaksi sebanyak lebih dari 6 kali lipat. “Kami targetkan sekitar 8 kali lipat dari transaksi harian.”

Meski sebagian besar platform seringkali melakukan promo bulanannya masing-masing, Untung meyakini jika Harbolnas tetap memiliki daya tarik lebih di mata konsumen. Sejak lama, Untung melanjutkan, Harbolnas dikenal karena menawarkan promo terbaik sepanjang tahun, “Jadi kami optimistis bahwa konsumen masih sangat menantikan gelaran Harbolnas 2019 ini!

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…