Categories

Kampanye #SeeUsHearUs, Femina & WhatsApp Gaungkan dan Lesatkan Wanita Wirausaha Indonesia

DailySocial Newswire - 26 April 2021

Selama masa pandemi COVID-19 media massa dan teknologi memiliki peran sentral dalam mengedukasi, menginspirasi dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Femina, sebagai media dan platform gaya hidup wanita terkemuka di Indonesia telah melakukan berbagai terobosan dalam mengemban misi ini. Platform yang bertransformasi secara digital dibawah naungan PT Prana Dinamika Sejahtera atau PDS ini tak hanya mampu bertahan, bahkan membuka cara- cara baru diluar kebiasaan dalam menentukan arah platform jaringan media yang dimilikinya.

Bersama dengan WhatsApp, Femina menggaungkan inovasi bagi wanita wirausaha  di seluruh Indonesia melalui kampanye #SeeUsHearUs sepanjang April 2021. Kampanye ini bertujuan menyebarkan cerita inspiratif perempuan dalam mendobrak tantangan dan mengembangkan ide usaha, serta menekankan pentingnya peranan perempuan dalam pemulihan ekonomi Indonesia.

Para wirausaha diajak untuk  mengunggah cerita kewirausahaan  “Cerita Bisnisku” mereka melalui QR code ke  situs mini http://seeushearus-femina.com. yang khusus diciptakan untuk kampanye ini. Kolaborasi ini merupakan inisiatif kampanye yang pertama kali dilakukan di dunia antara aplikasi perpesanan dengan platform media.

Pada situs tersebut diatas,  ada  tombol khusus untuk menuju katalog WhatsApp 50 Wanita Wirausaha terpilih dan dapat langsung berbelanja via katalog bisnis yang dimiliki masing-masing wanita wirausaha.  Katalog WhatsApp 50 Wanita Wirausaha terdiri dari berbagai usaha yang  dikelola oleh perempuan dengan bermacam jenis produk baik makanan, minuman,  fashion, busana anak dan kecantikan. UMKM yang terpilih dan sebagian besar berasal dari program Facebook Scaleup  yang dilaksanakan bersama Wanita Wirausaha Femina berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Medan, Malang, Bali, Makassar,  Bandung, Jakarta hingga Gorontalo.

Tahun ini, WhatsApp mendukung pelatihan #WanWir Femina seiring komitmen dan kepedulian WhatsApp terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia.

“Program kolaborasi  Wanita Wirausaha Femina dan  WhatsApp dengan  pembuatan Katalog  WA  dan Sharing Cerita Bisnis  benar-benar  sebuah breakthrough di saat yang tepat. Setelah mengikuti berbagai pelatihan  pengembangan keterampilan  wirausaha sebelumnya,  Katalog WA dan sharing cerita bisnis menjadi  etalase usaha yang  langsung meluaskan pasar. Sungguh sebuah program pengembangan  peran perempuan yang nyata   dalam  menggerakkan ekonomi Indonesia,” sambut Petty S Fatimah, Chief Community Officer Femina .

Selanjutnya Petty mengatakan bahwa  pengembangan Komunitas #Wanwir  menjadi  cara yang nyata dan terukur  bagi Femina untuk mengimplementasikan misi dan visinya  dalam mensejahterakan perempuan  Indonesia melalui kemandirian ekonomi.  Dalam hal ini bagi  mereka yang menjadi wirausahawan.

Komunitas Wanita Wirausaha Femina, yang juga  populer dengan akronim hastag #Wanwir  adalah program pengembangan komunitas UKM  yang dimiliki perempuan  yang digagas Femina sejak 2008 untuk mengakselerasi potensi dan kinerja pengusaha perempuan  di Indonesia dengan program holistik dari pelatihan hingga kompetisi.

Sejak awal pandemi di awal tahun 2020, komunitas ini melakukan inovasi dengan berpindah platform, dilaksanakan di ruang digital lewat Facebook Live di Facebook Page Wanita Wirausaha Femina dengan melakukan online training yang telah menjangkau hingga 26.696 pemirsa. Diharapkan online training yang diadakan dengan menghadirkan pelatih-dan pelaku usaha sukses di Indonesia, dapat memberikan pengetahuan, jaringan, dan keterampilan di bidang teknologi yang dibutuhkan para wanita wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.

Tahun ini, WhatsApp mendukung pelatihan #WanWir Femina seiring komitmen dan kepedulian WhatsApp terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pilar penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia.  Lebih dari 50 persen usaha kecil dimiliki oleh wanita, dan UKM yang dimiliki wanita berkontribusi 9,1% dari PDB, menurut data pemerintah dan hasil studi International Finance Corporation (IFC).

“Saya percaya bahwa perempuan harus membantu perempuan lainnya untuk maju,” kata Nancy, CEO dan Co-Founder Batik Fractal asal Bandung yang ditampilkan dalam Katalog WhatsApp Wanita Wirausaha.

Batik Fractal menggunakan teknologi piranti lunak Batik agar dapat mengembangkan desain dan motif batik dengan efisien. “Saya yakin pembatik perempuan Indonesia dapat maju dan mengembangkan kreativitas mereka melalui teknologi,” Nancy menambahkan.

Dina Rosaria, pemilik UMKM Lori Fashion di Yogyakarta, menyatakan bahwa perempuan menghadapi tantangan dalam berbagi peran. Selain sebagai ibu rumah tangga, Dina juga berprofesi sebagai arsitek dan menjalani usahanya sendiri.

“Sebagai perempuan, dewasa ini kita harus memiliki keberanian untuk dapat mengembangkan diri,” kata Dina. “Keberanian saya menjalani cita-cita dan impian saya yang berangkat dari ketertarikan saya di dunia desain.”

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.