Categories

Kisah Perjuangan Dapur GG dari Kios Kecil di Gang, Berkembang dan Bertransformasi menjadi Bisnis Lokal yang Mumpuni

DailySocial Newswire - 1 July 2021

Memulai bisnisnya di tahun 2016, Adhitya dan istrinya membuka Ayam Geprek Dapur GG di garasi rumahnya dan mengembangkan bisnisnya dengan bereksperimen dengan beberapa menu bumbu geprek. Selama perjalanan bisnis Dapur GG, Adhitya melihat pentingnya mengimplementasi inovasi bisnis baru untuk terus menjadi relevan bagi para konsumen, mengingat tren kuliner yang sudah menempatkan Ayam Geprek sebagai pilihan kuliner yang cocok bagi masyarakat luas. Untuk menciptakan inovasi ini, Adhitya memilih GrabFood untuk meningkatkan skala bisnisnya, membuktikan bahwa kios kecil pun dapat tumbuh pesat dengan memanfaatkan peluang digital

Setelah pengalaman yang kurang menyenangkan, memiliki hutang yang cukup besar ketika mengelola bisnisnya sebelumnya, Adhitya belajar bahwa cara untuk mempertahankan bisnisnya, bukanlah mengandalkan sejumlah modal finansial yang besar. Kunci sukses yang dicari Adhitya adalah pengembangan soft skill dan menciptakan relasi yang baik dengan para mitra. Dengan menjadi mitra merchant GrabFood, Ayam Geprek Dapur GG dapat menjangkau konsumen lebih luas di Bandung, tidak hanya di daerah pusat kota, tapi juga ke kawasan pinggiran kota. Adhitya dan tim merasa sangat gembira ketika menerima pesanan pertamanya dari wilayah utara Bandung, Lembang. Hal ini menunjukan bahwa konsumen juga memiliki keinginan untuk mencoba menu Dapur GG meskipun jaraknya cukup jauh dari domisili mereka. Tidak hanya itu, Dapur GG juga menerima pesanan dari Kopo, wilayah Timur dari Bandung yang sudah termasuk daerah pinggiran kota. Perkembangan ini membawa optimisme untuk Adhitya dan tim Dapur GG untuk mengembangkan bisnisnya lebih jauh.  

Melihat manfaat yang dibawa oleh GrabFood, Adhitya telah mengalami sendiri bagaimana platform digital membuat bisnis-bisnis kuliner mampu meraih dan meningkatkan visibilitas brand nya dengan menggunakan GrabAds dimana akan membuat lebih banyak konsumen Grab yang melihat Dapur GG di platform tersebut. Sebagai pemula di platform digital, Adhitya dibantu oleh fitur-fitur yang mudah digunakan di GrabAds, memungkinkannya untuk memasang aset-aset visual terbaik dari Dapur GG dan pesan dalam iklannya.  

Sebagai UMKM, Ayam Geprek Dapur GG tidak terlalu mengandalkan strategi iklan di media sosial dikarenakan anggaran yang masih terbatas. Maka dari itu, fokus strateginya terletak di pembuatan konten yang bernama “Bagi-Bagi Ayam Geprek” dimana Dapur GG bermitra dengan para micro-influencer yang nantinya akan memberikan respon-respon organik setelah menikmati menu dari Dapur GG. Dengan adanya Dapur GG di GrabFood, Adhitya juga mendapatkan pelanggan baru di GrabFood yang berasal dari pengikut media sosialnya yang melihat konten Bagi-Bagi Ayam Geprek. Beberapa pilihan konsumennya di GrabFood juga didorong oleh berbagai promosi menarik Dapur GG, mulai dari ongkos kirim dan diskon di platform GrabFood. 

Dengan menggabungkan strategi media sosialnya dengan GrabAds, Dapur GG dapat meningkatkan visibilitas brand nya secara digital, sebagaimana ditunjukan dari jumlah transaksi yang meningkat lima kali lipat dan Dapur GG mampu mempekerjakan lebih banyak pekerja. Di tengah pandemi, Adhitya bahkan membuka dua gerai baru di Antapani dan Cihampelas yang menjangkau lebih banyak konsumen di wilayah Bandung. Dapur GG membuka satu gerai baru di Jalan Kalimantan dengan nilai dan lokasi yang strategis, tidak lama sebelum pandemi melanda. Adhitya menjelaskan bagaimana bisnisnya beradaptasi dengan kondisi ini,  

“Kondisi ini telah membuat Dapur GG lebih fokus pada strategi digital dengan meningkatkan variasi menu dan menambahkan menu tambahan seperti makanan ringan dan hidangan penutup yang ternyata mampu meningkatkan ukuran keranjang belanja secara signifikan. Sebagai bisnis yang sedang merintis dan mengeksplor bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk operasional bisnis, saya menilai GrabMerchant sebagai aplikasi yang sangat membantu mendigitalisasi operasional rutin kami, khususnya dalam mengelola dan memonitor transaksi harian sehingga tim kami dapat mengatur pesanan berdasarkan ketersediaan stok bahan kami atau berdasarkan kondisi gerai. Fungsi laporan bisnis juga bekerja seperti akuntan pribadi kami yang membantu menunjukan performa bisnis kami” jelas Adhitya   

Sebagai pengguna baru aplikasi digital, Adhitya sudah merasakan sendiri manfaat yang GrabFood berikan kepada bisnisnya. Sumber perkembangan bisnis dan fitur yang tersedia dalam aplikasi GrabMerchant telah memberikan Adhitya kemudahan dalam menjalankan bisnisnya. Adhitya menikmati kebebasan dan fleksibilitas yang diberikan oleh GrabMerchant yang membuatnya dapat memantau dan menelusuri berbagai potensi bisnis Dapur GG yang belum diketahui. Tim Dapur GG juga selalu termotivasi dengan adanya cerita sukses dari para mitra merchant GrabFood yang dibagikan di buletin digital GrabMerchant, dimana di buletin itu terdapat berbagai tips bisnis yang Adhitya dan timnya dapat pelajari dan referensi bisnis dari cerita mitra merchant lainnya. Setelah bergabung dengan GrabFood selama tiga tahun terakhir, Dapur GG juga pernah diundang sebagai pembicara pada seri webinar GrabFood yang berjudul Auto Laris dan berbagi perjalanan bisnisnya dan tips dengan para mitra merchant lainnya tentang bagaimana cara untuk tetap memanfaatkan peluang di era digital ini  

Setelah bergabung dengan GrabFood, Dapur GG tidak berhenti berinovasi dalam menghadirkan kreativitas pada bisnisnya untuk terus melayani konsumennya. Adhitya menyebutkan, “Kami berkreasi dengan sambal yang kami sajikan, mengikuti tren apa yang diinginkan oleh konsumen. Kami juga menyediakan paket makanan dengan Thai Tea misalnya, untuk meningkatkan penjualan minuman kami. Kami juga membuat menu bundle untuk pesanan grup, dan kami melihat respons positif dari konsumen kami.” Untuk menjalankan strategi bisnis ini, Account Manager GrabFood memainkan peran penting dalam membantu Dapur GG masuk ke platform digital. Para Account Manager ini aktif memberikan rekomendasi bisnis berdasarkan menu dan paket yang ada di dapur GG. Selain itu, mereka juga membantu menyelaraskan pilihan menu yang Dapur GG miliki dengan kampanye GrabFood yang sedang berjalan, guna memastikan Dapur GG menawarkan produk yang tepat dengan konsumen.  

Adhitya akhirnya memberikan tips-tips penting untuk mempertahankan bisnisnya hingga saat ini, “Mengembangkan produk yang tepat untuk konsumen yang tepat pula amatlah penting. Berada di GrabFood, kami mendapatkan banyak wawasan yang emmungkinkan kami untuk terus mengembangkan bisnis ini. Kami dapat mendiversifikasi peluang pendapatan kami dengan tidak hanya mengandalkan pilihan dine-in, tetapi juga pengantaran makanan secara online. Dengan tren industri kuliner yang terus berubah, dukungan dari GrabFood telah membantu kami untuk responsif dan memprediksi potensi tantangan kedepan.” tutup Adhitya.  

Grab berkomitmen untuk selalu mendukung mitra merchant dari berbagai ukuran dan latar belakang dalam mengoptimalkan peluang digital. Hadi Koe, Head of Marketing GrabFood menjelaskan beberapa inisiatifnya, “Kami menyadari betapa pentingnya mendorong bisnis kuliner untuk terus berkembang di masa yang penuh tantangan ini. Ayam Geprek GG telah membuktikan bahwa platform digital mampu meningkatkan eksistensi bisnisnya dan GrabFood terus berupaya untuk menjadi platform terbaik bagi mitra UMKM. Program edukasi seperti GrabAcademy dan GrabMerchant AutoLaris bertujuan untuk memberdayakan mitra merchant kami dengan wawasan bisnis terkini. Kami juga ingin memberikan apresiasi kepada mitra merchant setia kami melalui Program Apresiasi Mitra dimana Grab akan memberikan dukungan finansial berupa cashback untuk memungkinkan merchant mengembangkan inovasi baru untuk memuaskan konsumen.” 

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.