NetApp (NASDAQ: NTAP), hari ini meluncurkan NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform (GCP). Melalui kerja sama strategis ini, kedua perusahaan ini mengkombinasikan jangkauan layanan data berkelas dari NetApp yang didukung oleh ratusan ribu pengguna dengan kepemimpinan inovatif Google Cloud dalam pengembangan aplikasi, analitik, dan machine learning. Tidak hanya itu, NetApp juga memperkenalkan sistem cloud-connected flash tercepat di industri untuk mendukungartificial intelligence (AI) dan aplikasi berperforma tinggi lainnya, serta software inovatif terbaru untuk menjamin infrastruktur cloud yang superior dan meningkatkan complianceatas retensi data. Inovasi ini diluncurkan seiring dengan peresmian Data Visionary Center, experience center yang imersif untuk melengkapi para pelanggan dan mitra agar dapat mentransformasi dunia dengan data.

Memanfaatkan seluruh data secara sepenuhnya yang diperlukan untuk aplikasi dan penerapan AI yang efektif telah menjadi tantangan bagi solusi-solusi TI yang tradisional. NetApp menyatukan penyedia-penyedia layanan data public cloud terdepan dan solusi-solusi flash yang terhubung cloud, melalui Data Fabric, untuk dapat membantu pelanggan mengotomasi dan memonetisasi aset data mereka.

George Kurian, CEO NetApp:

“Banyak perusahaan tengah mencari cara dalam memanfaatkan data dan teknologi cloud untuk mengakselerasi bisnis mereka,” jelas George Kurian, CEO NetApp. “Sebagai pemimpin di layanan data hybrid cloud, NetApp memiliki posisi yang unik untuk dapat membantu mereka menciptakan peluang pasar baru dengan dengan menerapkan teknologi-teknologi terdepan. NetApp mempermudah perusahaan untuk mengintegrasikan data dengan performa flash terdepan dan layanan-layanan cloud terdepan di dunia untuk memberikan komputasi yang elastis dan mesin analitik yang kuat.”

Pengumuman hari ini termasuk:

NetApp dan Google Cloud Berkolaborasi untuk Menghadirkan Layanan Data Hybrid Cloud dengan NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform

  • NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform adalah layanan penyimpanan berbasis cloud yang fully-manage dan cloud-native, yang mempercepat akses pengembang atau developer terhadap berbagai sumber daya dan menyederhanakan pengelolaan.
  • Sinkronisasi otomatis dari NetApp, NetApp Snapshot dan rapid clone akan mendukung aliran data yang lebih fleksibel, memungkinkan pengembang atau developer dapat mengakselerasi pembuatan workstation dan membangun siklus.
  • Layanan ini ideal untuk migrasi workload yang terdiri dari layanan-layanan file, analitik, databasedisaster recovery dan DevOps. Hal ini memudahkan pelanggan untuk memindahkan data dari dan menuju on-premise dan Cloud.

Diane Greene, CEO, Google Cloud

“Tiap-tiap perusahaan memiliki pendekatan yang berbeda terhadap cloud, dengan dependensi yang unik,” jelas Diane Greene, CEO, Google Cloud. “Google Cloud dan NetApp berkomitmen untuk menyederhanakan perjalanan itu, bertemu pelanggan dimana mereka berada dan mengakselerasi inovasi. NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform, sebuah layanan penyimpanan dengan performa tinggi dengan fitur pengelolaan terdepan, akan memberikan keleluasaan kepada pelanggan untuk bergerak sesuai dengan fase mereka sendiri.”

Anda dapat mendaftarkan diri untuk private preview atas NetApp Cloud Volumes untuk Google Cloud Platform di www.netapp.com/googlepreview. Preview untuk publik dijadwalkan sekitar akhir tahun.

Flash yang terhubung dengan cloud mendorong performa, menambahkan intelijen, dan meningkatkan perlindungan.

  • Mempersenjatai artificial intelligence dan aplikasi berperforma tinggi dengan All Flash Array berskala enterprise tercepat di dunia. AFF A800 terbaru adalah platformNVMe enterprise end-to-end pertama yang tersedia, dan dapat mencapai tingkat latensi serendah sub-200 microsecond secara konsisten dari application host menujudata storage, sekaligus menawarkan efisiensi, keamanan, dan fleksibilitas berskala enterprise yang didukung oleh software dari NetApp ONTAP® 9.4.
  • Mempercepat SAN dengan pembaruan piranti lunak menuju NVMe-over-Fibre Channel untuk sistem berbasis ONTAP yang dipilih. Merampingkan jejak penyimpanan dengan dukungan 30TB SSDs pertama di industri, dan memenuhi ketentuan privasi General Data Protection Regulation (GDPR) dengan memberikan kemampuan membersihkan data secara selektif.
  • Layanan cloud intelijen terbaru juga semakin mengurangi total cost of ownership. NetApp FabricPool secara otomatis merapikan cold data dari primary storage menuju Amazon Web Services (AWS) dan Azure, sehingga mengurangi biaya penyimpanan. Dengan  NetApp Active IQ® technology, NetApp menyediakan analitik baru berbasiscloud yang mampu memprediksi kebutuhan performa dan mengidentifikasi data yang tidak terlindungi untuk mengoptimalkan operasi.   

StorageGRID kini menyediakan infrastruktur generasi selanjutnya dari infrastruktur cloud yang superior untuk memenuhi ketentuan retensi data finansial dan personal sebagai satu sumber terintegrasi di seluruh public cloud dan private cloud.

  • Teknologi NetApp StorageGRID®, solusi pengelolaan data nomor satu untuk organisasi terdistribusi, sekarang mengotomatisasikan bukti kerusakan dari retensi data penting untuk finansial dan personal.
  • Dengan peningkatan fokus terhadap data analitik, pengguna StorageGRID mempertahankan dan mengelola sejumlah besar jenis data rich media, baik itu audio, video ataupun imej, yang tidak terbatas jumlahnya, termasuk panggilan yang direkam, kontrak yang dipindai, dan arsip email dengan keyakinan bahwa semua data pengguna sesuai dengan berbagai peraturan kepatuhan data lokal, federal, dan internasional.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.