InnoVEX 2018 akan menghadirkan lebih dari 300 startup yang berasal dari lebih dari 20 negara. InnoVEX ini merupakan salah satu pameran ICT, IoT, dan startup terbesar yang diadakan di Taipei, Taiwan selama tiga hari dari 6 Juni 2018-8 Juni 2018. Pameran ini difokuskan untuk memperkenalkan perusahaan-perusahaan besar dan startup kepada market di Taiwan dan perusahaan modal ventura.

Para startup yang ikut dalam pameran kali ini pun telah diseleksi sedemikian rupa untuk dapat bersaing secara global dengan produk dan solusi yang kompetitif. Selain itu, banyak juga startup yang memiliki produk dan solusi untuk kebutuhan di masa mendatang. Rangkaian acara di InnoVEX meliputi forum diskusi, sesi pitching sampai demo produk dan workshop.

Squline pada kali ini terpilih oleh BEKRAF untuk hadir dalam acara InnoVEX 2018 sebagai salah satu peserta. Pada kesempatan ini pun Squline dapat memperkenalkan bahasa Indonesia kepada Taiwan dan tidak menutup kemungkinan terhadap para investor dari berbagai belahan dunia yang hadir pada acara Innovex. Seperti dilansir dari CNN Indonesia pada Januari 2018 lalu bahwa semenjak pemerintah Taiwan di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-Wen beberapa tahun ini bahwa bahasa Indonesia semakin bertambah populer, selain untuk menambah kemampuan bahasa asing, belajar bahasa Indonesia juga dinilai penting dalam menjalin relasi bisnis antara Indonesia dan Taiwan.

“Kami ingin memperkenalkan bahasa Indonesia terhadap para pelaku sektor industri teknologi yang ikut serta pada pameran InnoVEX ini. Mengingat besarnya peluang bisnis di Indonesia, sangatlah mungkin mereka akan melirik bahasa Indonesia,” ujar Tomy,CEO Squline.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.