Vexanium Mengundang Developer Untuk Membuat Impact Bagi Indonesia Lewat Aplikasi Blockchain

Vexanium Mengundang Developer Untuk Membuat Impact Bagi Indonesia Lewat Aplikasi Blockchain

Teknologi blockchain akhir-akhir ini menjadi pembicaraan karena kemampuannya untuk
melakukan disrupsi terhadap bisnis yang ada saat ini. Blockchain bersama dengan Artificial
Intelligence (AI) sering disebut sebagai pemimpin dari revolusi teknologi 4.0. Teknologi
blockchain adalah database yang bersifat trusted karena data disimpan di banyak tempat yang
disebut dengan miner, atau block producer. Karakter blockchain ternyata bisa membuat bisnis
harus memikirkan ulang bisnis modelnya, sedangkan aplikasi yang berbasis blockchain biasa
disebut decentralized application atau Dapps.

Beberapa contoh disrupsi yang dilakukan blockchain misalnya pengiriman uang secara peer to
peer tanpa melalui middleman atau perantara seperti halnya Bitcoin, pemakaian blockchain
untuk e-voting, pencatatan kepemilikan saham sampai ratusan orang di suatu perusahaan –
yang disebut dengan equity crowdfunding – bisa juga diterapkan di property (hotel, apartemen
dll) yang biasa disebut fractional ownership dan bisa secara drastis meningkatkan likuiditas di
pasar, dan banyak disrupsi lainnya.

Vexanium.com, public blockchain lokal terbesar di Indonesia yang baru saja mencanangkan
“Hari kemerdekaan blockchain lokal Indonesia” di tanggal 11 Juli 2019, sedang mengadakan
kompetisi Decentralized Apps (Dapps) internasional bagi para developer Dapps di Indonesia
dan juga seluruh dunia. Ini merupakan ajang bagi para developer untuk mulai memahami
potensi dan manfaat Dapps, dan juga membangun aplikasi terdesentralisasi yang bisa
memberikan dampak positif bagi pengguna di Indonesia dan seluruh dunia. Kompetisi ini
berhadiah total 1 juta Vex untuk 6 orang pemenang plus total 300,000 Vex special prize untuk 3
pemenang. Developer yang ingin mempelajari potensi Dapps dan cara membuat Dapps dengan
platform Vexanium di URL dev.exanium.com sedangkan developer yang ingin mengikuti
kompetisi Dapps bisa mendapatkan info lebih lanjut di vexanium.com/dapp-competition


Memahami Manfaat dan Dampak Positif Decentralized Application (Dapps)

Para developer di seluruh dunia saat ini sedang berlomba-lomba membuat aplikasi Dapps yang
merupakan trend kuat di seluruh dunia sejak tahun 2017an dan membuat gaji programmer
blockchain menjadi sangat tinggi.

Startup blockchain memang sudah dikenal menjadi sebuah jalan bagi para founder untuk
mendisrupsi incumbent karena beberapa faktor, salah satu sebabnya karena struktur
perusahaannya, market yang disasar dan bisnis modelnya sangat berbeda dan tidak secara
langsung bersaing head to head dengan incumbent.

Value utama dari teknologi blockchain adalah value transfer, smart contract dan record keeping.
3 value utama ini terlihat sederhana, tetapi memiliki dampak luar biasa karena value ini tidak
ada di teknologi lainnya.
Vexanium mengkategorisasi beberapa ide startup blockchain yang bisa dibuat menjadi
Decentralized App menjadi beberapa kategori (tetapi tidak terbatas pada) :

  1. Industri yang membutuhkan value transfer yang secure (misalnya : transfer uang) lebih
    cepat daripada uang fiat tradisional. Misalnya : remitansi, kliring dan settlement ,
    clearing dan settlement dari sekuritas, virtual item di dalam game.
  2. Industri yang membutuhkan database tetapi melibatkan banyak stakeholder dan pihak
    yang tidak saling percaya satu sama lain, dan seringkali para stakeholder ini saling
    bersaing tetapi juga harus berkolaborasi satu sama lain. Misalnya : Port (pelabuhan),
    supply chain.
  3. Industri yang sebelum teknologi blockchain berkembang membutuhkan komitmen
    dengan dana besar untuk melakukan transaksi sehingga menghadapi masalah
    likuiditas. Dengan blockchain, aset bisa di-tokenisasi sehingga pembeli bisa membeli
    token properti (yang mewakili sebuah aset) dengan biaya lebih murah.
  4. Industri yang membutuhkan karakter database blockchain yang tidak bisa diedit atau
    didelete dan database ini bisa diakses oleh banyak stakeholder. Misalnya public sector
    yang mengelola akta tanah, sektor edukasi yang mengelola sertifikat kelulusan. Akta
    tanah dan sertifikat kelulusan adalah jenis data yang tidak bisa diubah, dan hanya bisa
    ditambahkan.
  5. Industri technology startup (misalnya social media, ecommerce marketplace, search
    engine, financial) yang para stakeholdernya berpikir bahwa ada beberapa aspek yang
    bisa ditingkatkan dari intermediary / middleman-nya. Misalnya produk yang
    middlemannya dianggap memiliki bargaining power terlalu besar, misal mengumpulkan
    data user dalam jumlah banyak atau mengambil fee terlalu tinggi.
  6. Industri yang memiliki masalah silo data sharing. Sebelum teknologi blockchain
    berkembang, data disimpan di banyak institusi yang berbeda sehingga membutuhkan
    waktu dalam proses penerbitannya atau pengambilan data, misalnya medical records,
    akta tanah.

Bila Anda adalah developer yang ingin menggunakan platform Vexanium untuk membuat
aplikasi blockchain bisa mempelajari teknologinya lebih dalam di dev.vexanium.com atau
menghubungi langsung team developer Vexanium.

Mari menjadi bagian dari revolusi industri 4.0 di indonesia bersama Vexanium !

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…