1. Startup

CEO Prasetia Dwidharma Arya Setiadharma Bergabung dengan MDI Ventures (UPDATED)

Sebagai Venture Partner; tanpa tinggalkan posisinya sebagai CEO

CEO Prasetia Dwidharma Arya Setiadharma resmi bergabung dengan MDI Ventures sebagai Venture Partner. Hal ini disampaikan langsung oleh Arya,  seperti ditulis dalam akun LinkedIn miliknya.

Prasetia Dwidharma beberapa kali terlibat dalam co-investment bersama dengan MDI Ventures. Nama Arya bahkan namanya sempat menjadi bahan perbincangan di kalangan investor bakal mengisi posisi CEO MDI Ventures selepas ditinggal Nicko Widjaja.

Pindahnya Nicko Widjaja ke BRI Ventures membuat posisi pimpinan MDI Ventures kosong. Di tengah upayanya melebarkan sayapnya di luar Indonesia, perusahan venture capital milik Telkom ini setidaknya harus memiliki pimpinan dengan visi serupa untuk menyukseskan rencana yang sudah dibangun sebelumnya.

Prasetia Dwidharma merupakan perusahaan investasi yang cukup aktif di Indonesia. Beberapa portofolio Prasetia Dwidharma sejauh ini antara lain MTarget, Pomona, Nodeflux, Ekrut, dan beberapa lainnya.

Sedangkan untuk MDI Ventures, di 2019 mereka terlihat cukup aktif melakukan investasi di beberapa startup di kawasan Asia Tenggara. Beberapa startup yang mengumumkan disuntik investasi oleh MDI Ventures antara lain Qlue, Instarem, CXA Group, dan QFPay. MDI juga telah resmi "membuka cabang" di Singapura melalui MDI Ventures Singapore Office (MDI SG) yang dipimpin oleh Shannon Lee.

More Coverage:

Update: Ada kesalahan penulisan di tulisan sebelumnya yang memasukkan Privy dan Kata.ai di dalam portofolio Prasetia Dwidharma.