1. DScovery

Buzzer: Pengertian, Fungsi, Cara Kerja dan Efeknya

Istilah buzzer cukup sering ditemukan di media sosial untuk menyebut sekelompok orang yang berperan untuk memengaruhi opini publik dengan tujuan tertentu.

Pernahkah kamu mendengar tentang buzzer? Istilah buzzer cukup sering ditemukan di media sosial untuk menyebut sekelompok orang yang berperan untuk memengaruhi opini publik dengan tujuan tertentu.

Selama ini, keberadaan buzzer sering kali dikaitkan dengan dunia politik, di mana mereka berperan untuk menyuarakan isu-isu yang bertujuan untuk menguatkan dukungan politik. Namun, saat ini buzzer juga kerap digunakan untuk membantu meningkatkan strategi pemasaran.

Lantas, apa yang sebenarnya dimaksud dengan buzzer dan bagaimana cara kerja dan fungsinya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel ini.

Apa Itu Buzzer?

Buzzer merupakan salah satu istilah yang belakangan ini ramai dibicarakan di Indonesia. Buzzer sendiri merupakan suatu jasa atau orang yang dibayar untuk mempromosikan, mengkampanyekan atau menyuarakan sesuatu dengan tujuan tertentu di media sosial.

Istilah buzzer sendiri sering dikaitkan dengan isu politik tertentu, sebab buzzer biasa dimanfaatkan untuk kampanye tokoh-tokoh politik di media sosial. Namun ternyata istilah buzzer sudah ada sejak lama dan sering digunakan sebagai strategi pemasaran suatu brand.

Salah satu contoh kegunaan buzzer dalam strategi pemasaran adalah meningkatkan brand awareness suatu brand atau produk dengan menyuarakannya secara langsung di media sosial. Platform media sosial yang digunakan juga beragam, mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, hingga media sosial lainnya.

Fungsi Buzzer

Selama ini, buzzer kerap diidentikkan dengan hal-hal negatif karena dianggap sebagai pendukung suatu kelompok politik yang terkadang kerap menyebarkan berita hoaks. Padahal, buzzer juga dapat digunakan untuk mendukung strategi bisnis dalam proses komunikasi dan pemasaran.

Buzzer memiliki pengaruh yang besar terhadap minat audiens. Sebab, buzzer memiliki kekuatan dalam menyuarakan suatu isu yang dapat memengaruhi keputusan audiens untuk membeli suatu produk atau layanan.

Dengan jasa buzzer, suatu brand atau produk dapat berpotensi menjadi viral dan dikenal oleh masyarakat luas, yang tentunya akan berdampak positif bagi tingkat permintaan dan penjualan.

Cara Kerja Buzzer

Umumnya, buzzer bekerja secara terorganisir dengan memanfaatkan media sosial. Dalam kinerjanya, buzzer juga dapat didampingi oleh Key Opinion Leader (KOL) untuk menyukseskan kampanye yang dibuat.

KOL merupakan suatu akun atau seseorang yang memiliki banyak pengikut atau follower dan biasanya dikenal oleh banyak orang di media sosial. KOL juga biasa dikenal sebagai influencer, seperti selebgram ataupun youtuber.

KOL biasa digunakan untuk menyuarakan suatu kampanye karena memiliki jumlah pengikut yang besar. Cara kerjanya, beberapa KOL menggunakan tagar atau hashtag yang sama sebagai bentuk promosi.

Sementara buzzer bekerja dengan menaikkan engagement dari opini yang disuarakan oleh KOL tersebut sehingga dapat menjadi trending di media sosial. Semakin trending opini yang disuarakan, maka semakin banyak pula audiens yang dapat terjangkau.

Nah, itulah penjelasan mengenai buzzer serta fungsi dan cara kerjanya. Meskipun buzzer dinilai sangat efektif untuk menyuarakan sebuah kampanye atau promosi, namun strategi ini perlu dipikirkan secara matang agar sesuai dengan tujuan kampanye yang ingin dicapai.

{$categories[0]['slug']}