1. Startup

Gojek Perkuat Bisnis Pemasaran Digital Lewat GoGAN

GoGAN (Gojek Ads Network) lahir berkat kemitraan Gojek dengan TenMax, perusahaan adtech asal Taiwan

Terinspirasi dari kesuksesan Amazon Marketing Services (AMS) dalam menjadi platform manajemen kampanye digital, GoGAN (Gojek Ads Network) menghadirkan sebuah platform menyinergikan alat dan data akurat untuk memudahkan brand menjalankan program mereka dengan budget yang disesuaikan. GoGAN merupakan inisiatif hasil kerja sama antara TenMax dan Gojek, misinya ingin memberikan opsi lebih kepada brand dalam melancarkan kegiatan pemasaran.

TenMax sebelumnya telah bekerja sama dengan Gojek sejak Q3 2020, kemudian merilis GoGAN bulan Agustus 2021 untuk mengakomodasi kebutuhan merchant GoFood dan GoMart. Versi baru ini diharapkan bisa menambahkan lebih banyak insight untuk pebisnis di ekosistem Gojek secara lebih luas. Termasuk membuka peluang bagi agensi periklanan untuk mengajukan akun mereka sendiri guna mengoperasikan GoGAN secara langsung.

"Yang perlu dilakukan semua agensi adalah memasukkan satu visual utama, memutuskan anggaran kampanye, dan memilih segmen target. Lalu AI kami dapat menempatkan iklan di semua saluran mereka, dan kemudian menerima pelaporan real-time yang komprehensif," kata Head of Commercial TenMax Jeremy Lin.

Sehingga mereka tidak hanya akan mendapatkan kinerja pemasaran yang lebih baik, tetapi juga dapat menghemat waktu yang dihabiskan untuk mengumpulkan dan menganalisis metrik pemasaran.

Bagi perusahaan yang memiliki budget terbatas, bisa melakukan kegiatan secara mandiri atau self services. Namun bagi perusahaan yang memiliki budget cukup besar, GoGAN menyediakan tim yang bisa membantu mereka memonitor dan mengelola semua kegiatan kampanye pemasaran.

Menurut Head of Out-App Ads Gojek Lydia Setiawan, portal GoGAN saat ini dapat diakses oleh para pemasar dan agensi, sehingga memungkinkan mereka membuat akun sendiri untuk menjalankan sebuah kampanye promosi dan memasang iklan. Solusi ini dapat menghilangkan beberapa friksi pada saat pemasangan iklan dan memudahkan Marketer untuk menjalankan kampanye di berbagai media yang berbeda.

Sebelumnya GoGAN telah digunakan Gojek untuk mendorong kegiatan pemasaran di aplikasi GoMart. Kampanye pemasaran tersebut muncul banner utama laman GoMart, menawarkan visibilitas premium bagi para pengiklan. Banner ini akan membantu menarik perhatian serta meningkatkan minat beli pengguna.

Ke depannya, Gojek menargetkan GoGAN dapat menjadi platform penyedia solusi untuk berbagai kebutuhan periklanan, baik untuk merencanakan, mengukur, dan mengoptimalkan upaya pemasaran digital bagi brand --- termasuk di luar aplikasi konsumen Gojek.

"Kami juga akan terus mengikutsertakan lebih banyak media di GoGAN. Dengan demikian, brand dan marketer di Indonesia dapat memiliki lebih banyak pilihan untuk menentukan strategi dan platform terbaik yang sesuai dengan tujuan mereka, dan memperluas iklan ke segmentasi audiens yang ditargetkan," kata Lydia.

Selain memiliki opsi untuk memasarkan kegiatan pemasaran melalui Facebook Instagram, dan Google, melalui GoGAN harapannya dalam waktu dekat bisa ditambah opsi lainnya seperti TikTok hingga Digital out-of-home (DOOH) ke dalam platform.

Inisiatif adtech di Gojek

Ini bukan kali pertama Gojek mengembangkan bisnis periklanannya. Sebelumnya mereka sempat memperkenalkan layanan influencer marketingbekerja sama dengan Allstars, ditujukan untuk UMKM di jaringan mereka agar dapat melakukan pemasaran secara efisien. Lewat platform tersebut, pebisnis dapat memilih dan menemukan influencer yang memiliki dampak positif bagi bisnis. Ada analitik yang dapat dipantau brand untuk mempelajari langsung pencapaian target hingga performa engagement per post.

Selain itu, Gojek juga telah menjalin kerja sama dengan The Trade Desk untuk menghadirkan layanan programmatic ads. Salah satu fokusnya juga untuk mengoptimalkan layanan pemasaran online-to-offline. Cara kerjanya, Gojek akan mengukur dampak iklan online menggunakan transaksi aktual di dalam gerai. Lalu mengaitkan transaksi online maupun offline dalam aplikasi Gojek dengan solusi iklan yang disediakan The Trade Desk.

Inisiatif ini dihadirkan untuk mengoptimalkan kanal-kanal yang dimiliki Gojek, baik di aplikasi konsumer maupun bisnis. Terlebih saat ini, setelah merger dengan Tokopedia, solusi adtech yang dihadirkan berpotensi untuk bisa mengakomodasi kebutuhan secara lebih luas.

Langkah ekspansi TenMax

More Coverage:

Bertujuan bisa menghadirkan teknologi secara end-to-end untuk kampanye pemasaran, TenMax perusahaan adtech yang berbasis di Taiwan meresmikan kehadiran mereka di Indonesia dengan menggandeng Gojek.

Kepada DailySocial.id, Managing Director TrenMax Brian Yang menyebutkan, melalui GoGAN diharapkan bisa memudahkan brand marketer untuk melakukan kampanye marketing di berbagai kanal secara efektif dan efisien. Tenmax merupakan bagian dari funP Group (BVI). Perusahaan ini didukung oleh pemodal ventura asal Tiongkok seperti CDIB (China Development Investment Bank) Capital Group.

"Setelah meluncur di negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Vietnam, kami ingin memperluas pasar ke Indonesia. Melalui kerja sama dengan Gojek, diharapkan bisa memperkuat kehadiran kita di Indonesia, melayani perusahaan yang ingin melancarkan kegiatan kampanye pemasaran secara efisien," kata Brian.

Saat ini TenMax telah menjalin kerja sama strategis dengan beberapa media seperti Kompas, Antara, hingga perusahaan Metrodata.