1. Startup

Google Inisiasi Mobile Leadership Program

Pelatihan Offline Maupun Online Untuk Dorong Bisnis Mobile di Indonesia

Tidak cukup dengan program Android One yang menghadirkan pilihan baru perangkat canggih dengan harga terjangkau, Google kembali berinisiatif untuk membantu memberdayakan bisnis di Indonesia secara mobile melalui pelatihan offline maupun offline dengan nama Mobile Leadership Program (MLP).

“Sebagai negara mobile-first, perilaku masyarakat turut berubah dalam mengadopsi internet. Tidak lagi melalui warnet atau laptop, tetapi langsung ke mobile. Dan fenomena tersebut turut berubah secara merata,” ucap Industry Head Google Indonesia Henky Prihatna, dalam pertemuannya dengan DailySocial kemarin (1/4).

Menurut Henky, saat ini terdapat sekitar 40 juta pengguna smartphone di Tanah Air, dan angka tersebut diproyeksikan akan tumbuh hingga 60 juta pada tahun 2016 nanti. Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa statistik:

  • 90% konsumen menggunakan berbagai perangkat seluler untuk menyelesaikan sebuah tugas
  • 98% konsumen berpindah perangkat dalam hari yang sama
  • 94% konsumen memang menggunakan situs dengan tujuan komersial

“Peran transformatif perangkat seluler dalam pemasaran digital telah membuka kesempatan baru yang seru bagi bisnis untuk menjangkau dan terlibat dengan konsumen, dan Mobile Leadership Program kami bertujuan membantu bisnis menemukan dan menumbuhkan kecakapan dalam periklanan seluler,” tambahnya.

Perihal MLP, inisiatif ini merupakan gabungan antara online learning dan offline (bootcamp). Dengan mengambil fokus pada market insight, berbagai penawaran di pasar, ptraktik terbaik untuk membangun mobile app dan mobile site yang efektif, serta prinsip-prinsip menciptakan pengalaman seluler yang optimal bagi pengguna.

Singkatnya, MLP dirancang untuk membantu masyarakat khususnya UKM/startup yang ingin terjun mendalami mobile advertising guna mendongkrak penjualannya, serta mengukuhkan posisi mereka di ranah digital.