1. DScovery

Guerilla Marketing: Pengertian, Keuntungan, dan Jenis-jenisnya

Ada begitu banyak strategi marketing yang bisa kamu gunakan salah satunya guerilla marketing yang dapat meningkatkan keuntungan penjualan. Lalu apa sih guerilla marketing itu?

Guerrilla marketing atau taktik pemasaran adalah strategi pemasaran yang kreatif dan inovatif. Strategi pemasaran ini sering memanfaatkan viralitas media sosial untuk meningkatkan eksposur produk dan brand awareness.

Guerrilla marketing juga ditemukan di tempat-tempat umum seperti konser, acara olahraga, pusat perbelanjaan, dan taman. Guerrilla marketing yang sukses menghasilkan penjualan dari mulut ke mulut dan secara efektif dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. 

Apa Itu Guerilla Marketing?

Guerrilla marketing adalah taktik pemasaran di mana perusahaan menggunakan kejutan dan interaksi yang tidak biasa untuk mempromosikan produk atau layanan mereka. Strategi pemasaran ini berbeda dengan taktik pemasaran tradisional. Ini karena taktik pemasaran sangat bergantung pada interaksi bisnis-publik, anggaran minimal, dan sekelompok pengiklan yang bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi produk ke lokasi tertentu.

Saat ini, metode Guerrilla marketing semakin meningkat dengan teknologi seluler. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk memperkuat pesan dan fokus pada kelompok sasaran. Umumnya, perusahaan yang melakukan gerilya marketing mengandalkan aksi pemasaran yang disebarkan melalui viral marketing atau word of mouth untuk menjangkau khalayak yang lebih luas secara gratis.

Kunci Guerrilla marketing adalah memanfaatkan emosi konsumen. Namun, penggunaan taktik ini tidak sesuai untuk semua jenis produk dan layanan. Teknik pemasaran ini sering digunakan untuk produk unik yang terlihat tidak konvensional. 

Menyimpang dari citra produk, perusahaan menjangkau konsumen muda yang memiliki sikap positif terhadap produk yang tidak biasa. Guerrilla marketing terjadi di tempat-tempat umum dengan audiens yang besar, seperti jalan, konser, acara olahraga, festival, pantai, pusat perbelanjaan.

Salah satu elemen utama Guerrilla marketing adalah memilih waktu dan tempat yang tepat untuk menjalankan kampanye guna menghindari potensi masalah hukum. 

Keuntungan dari Guerrilla marketing

Berikut beberapa manfaat Guerrilla marketing yang perlu kamu ketahui:

  • Lebih hemat
  • Lebih mudah viral
  • Lebih berkesan dan lebih dekat dengan target audiens
  • Cocok untuk membangun kemitraan dengan calon pelanggan 

Jenis-Jenis Guerrilla marketing

Berikut jenis Guerrilla marketing yang dikutip oleh Kris Banarto dalam Rahasia Sukses Bisnis Modern dan Mayners (2013) di Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi UIN Imam Bonjol Padang, yaitu:

  1. Street Marketing

Street marketing atau pemasaran jalanan harus segera dilaksanakan untuk mengejutkan khalayak sehingga memperkuat merek atau produk. Misalnya, mengantarkan senjata self-propelled di tengah kemacetan atau membagi-bagikan es krim gratis di taman kota.

  1. Ambient Marketing

Ambient marketing atau pemasaran di daerah yaitu memasang iklan yang tidak terduga dengan memanfaatkan daerah tempat orang beristirahat. Misalnya memasang iklan di toilet bandara atau memasang iklan di halte bus.

  1. Viral Marketing

Tujuan dari viral marketing adalah untuk menyebarkan konten yang menarik kepada publik. Misalnya desain bus dengan iklan yang menarik.

  1. Ambush Marketing

Tujuan dari ambush marketing atau pemasaran penyergapan adalah untuk mengejutkan penonton dengan iklan yang muncul secara tiba-tiba. Misalnya, Coca-Cola yang memiliki langganan mensponsori acara olahraga, tetapi yang mengejutkan, Pepsi juga mensponsori tim yang berpartisipasi.

  1. Grassroots

Akar rumput atau Grassroots bertujuan untuk membangun hubungan pribadi antara merek dan pelanggan. Bisnis menjadi lebih pribadi dengan pelanggan dengan harapan mereka akan memberi tahu orang lain. 

  1. Underground marketing

Underground marketing adalah cara pemasaran yang menggunakan media sosial, tetapi orang lain tidak merasa bahwa kita sedang melakukan pemasaran.

  1. Alternatif Marketing

Alternatif marketing adalah metode pemasaran berbiaya rendah yang menargetkan lingkungan tertentu, kelompok umur dan komunitas/kelompok etnis tertentu, dan menyampaikan pesan tertentu.

Strategi ini mencakup penggunaan selebaran, poster, brosur, dan program penjangkauan komunitas yang murah untuk menyampaikan pesan. 8. Pemasaran Kehadiran

Menurut Google, 97% konsumen menggunakan internet untuk menemukan bisnis lokal, dan jika mayoritas pelanggan potensial kita sedang online, maka kita juga harus melakukannya. Kehadiran konstan dan kehadiran online adalah bagian penting dari strategi pemasaran Anda, terlepas dari ukuran bisnis atau industri Anda.

  1. Default Marketing

Default marketing adalah metode pemasaran yang menempatkan produk di acara TV, film, dan media sosial. Penempatan produk berjalan seolah-olah bukan tindakan pemasaran, misalnya seorang aktor meminum salah satu produk kokas dalam film.

  1. Wild Posting

Wild Posting adalah salah satu bentuk iklan dimana poster-poster stasioner ditempatkan dalam jumlah banyak dan di beberapa lokasi, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk, untuk menarik perhatian sebanyak mungkin. Posting liar adalah bentuk pemasaran murah yang menawarkan visibilitas tinggi kepada pelaku industri, terutama di bidang hiburan (rilis album, konser, pertunjukan), dengan tujuan untuk meningkatkan perhatian penduduk kota yang lalu lalang di jalanan. .

  1. Experiential Marketing

Experiential marketing adalah bisnis yang digunakan perusahaan atau pelaku industri untuk mengemas produk sedemikian rupa sehingga memungkinkan mereka untuk memberikan pengalaman emosional yang menyentuh hati dan emosi konsumen. Experiential marketing mengacu pada pengalaman dunia nyata pelanggan dengan merek/produk/layanan untuk meningkatkan penjualan dan citra/kesadaran merek. 

Itulah rangkuman dari DailySocial.id mengenai Guerilla Marketing dari sekian strategi marketing yang dapat meningkatkan keuntungan penjualan mu. Semoga bermanfaat!

{$categories[0]['slug']}