1. DScovery

Human Research Development (HRD) : Definisi, Tugas, Gaji dan Kualifikasinya

HRD sebagai Talent Development memiliki berbagai tugas yang mencakup semua aspek yang erat kaitannya dengan keberlangsungan karyawan

Saat melamar pekerjaan, HRD atau Human Resources Development adalah departemen pertama yang dituju. Ini karena setiap rangkaian seleksi atau perekrutan dilakukan oleh departemen ini. Oleh karena itu, HRD sering bertemu dengan pelamar dan menemukan kepribadian pelamar yang berbeda.

Untuk menjadi seorang HRD sendiri, seseorang biasanya berasal dari jurusan psikologi. Bukan tanpa alasan, karena saat bertemu dengan pelamar, bisa dipastikan kamu sudah tahu seperti apa ciri-ciri pelamar, jika dikaitkan dengan psikologi. Meskipun demikian, kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa HRD terkait dengan wawancara kerja dan perekrutan karyawan.

Namun tahukah kamu bahwa pekerjaan HRD lebih dari sekedar rekrutmen. Padahal HRD sebagai Talent Development memiliki berbagai tugas yang mencakup semua aspek yang erat kaitannya dengan keberlangsungan karyawan.

Definisi HRD

Tanggung jawab HRD sendiri mencakup kompensasi dan tunjangan, perekrutan dan pemecatan, dan kepatuhan berkelanjutan terhadap undang-undang yang dapat memengaruhi karyawan dan bisnis mereka. HRD terkadang disebut Personalia.

Namun, di beberapa perusahaan peran departemen personalia sendiri tidak sama dengan HRD. Dari segi tanggung jawab, jumlah personel biasanya lebih sedikit dari HRD (Human Resource Development). Staf juga berfokus pada tugas administratif seperti database, penggajian, waktu dan kehadiran, dan dokumen.

HRD, di sisi lain, memiliki tanggung jawab yang lebih besar daripada personalia. Contohnya termasuk pelatihan, administrasi, rekrutmen dan seleksi, perencanaan tenaga kerja, pengembangan karir, dan persiapan SOP.

Fungsi HRD

Mengacu pada pengertian dan tujuan HRD (Human Resource Development), secara umum memiliki fungsi utama menangani berbagai hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia di suatu perusahaan secara pelaksanaan di lapangan, fungsi HRD sendiri di antaranya.

Fungsi Internal

Fungsi internal HRD (Human Resource Development) adalah melakukan perencanaan Sumber Daya Manusia (SDM), perekrutan, orientasi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen kinerja, penentuan gaji ataupun kompensasi, dan menumbuhkan berbagai hubungan kerja.

Fungsi Eksternal

Sementara itu, fungsi eksternal HRD (Human Resource Development) adalah menyediakan konseling di luar perusahaan kepada seluruh karyawan ataupun tenaga kerja. Hal ini dilaksanakan dengan tetap memperhatikan tingkat kemampuan serta kemauan dari berbagai pihak yang akan mengikuti konseling.

Tugas Pokok HRD

Setelah mengetahui jenis fungsi HRD, maka kita juga perlu tahu tentang fungsi pokok dari HRD. Berikut ini fungsi pokok dari HRD.

Kompensasi dan Keuntungan

Topik yang sangat penting dalam perusahaan antara lain memberikan kompensasi kepada karyawan dan memberikan berbagai tunjangan. Pertimbangan dalam merancang program kompensasi dimulai dari upah, program asuransi dan tunjangan.

Selain merancang juga mengelola skema dan mengelola prosedur distribusi. Harap dicatat, bagaimanapun, bahwa kompensasi dan tunjangan diberikan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh undang-undang yang berlaku. Karena itu hal ini cukup rumit di dunia korporat.

Kelola Hubungan Antara Karyawan

Tugas HRD adalah membantu membangun hubungan yang baik antar karyawan. HRD sendiri berupaya menciptakan kegiatan yang membantu karyawan untuk lebih mengenal satu sama lain, secara pribadi atau profesional. Membina hubungan merupakan salah satu kunci sukses perusahaan.

Menghimpun Administrasi

Salah satu tugas HRD adalah mengumpulkan data administrasi. Masalah manajemen menyangkut data karyawan, penggajian, pembayaran kepada karyawan lain, dan sistem kontrak kerja.

Orientasi

Tugas dan tanggung jawab HRD selanjutnya adalah onboarding atau menyiapkan karyawan baru. Namun, tidak semua tugas ini dilakukan oleh perusahaan. Ini juga merupakan langkah mendasar dalam membantu karyawan baru dan beradaptasi dengan rekan kerja, atasan, kantor, dan pekerjaan.

HRD memiliki tugas yang secara terpusat memperkenalkan tugas, fungsi departemen, konteks pekerjaan, dan deskripsi pekerjaan. Dengan cara ini, karyawan diharapkan berperan aktif dalam perusahaan.

Perencanaan Sumber Daya Manusia

Perencanaan sumber daya manusia sendiri merupakan fungsi dari HRD. Fungsi ini biasanya dilakukan sebelum perusahaan melakukan proses rekrutmen karyawan. Peran ini untuk mengetahui kebutuhan masa depan organisasi.

Misalnya, orang seperti apa yang dibutuhkan organisasi kamu dan berapa banyak? Pengetahuan ini membantu perekrutan, seleksi, manajemen kinerja, pembelajaran dan pengembangan, dan semua fungsi pengembangan bakat lainnya.

Rekrutmen dan Seleksi Karyawan

Fungsi HRD lainnya adalah rekrutmen dan seleksi karyawan. Program ini paling dikenal di bidang HRD (Human Resource Development). Rekrutmen dan seleksi dilakukan untuk menarik karyawan terbaik ke perusahaan.

Selain itu, jika kamu mengetahui visi dan misi perusahaan kamu dengan baik, maka proses rekrutmen karyawan akan jauh lebih baik. Dengan demikian, HRD memprioritaskan karyawan potensial yang direkrut sejalan dengan visi dan misi (HRD) perusahaan.

Manajemen Kinerja dan Evaluasi

Fungsi HRD lainnya adalah memastikan karyawan bekerja secara produktif. Kemampuan ini juga dicapai dengan melakukan berbagai kontrol kinerja. Manajemen kinerja yang baik mencakup kepemimpinan yang baik, penetapan tujuan yang jelas, dan umpan balik yang jujur.

Manajemen kinerja biasanya dilakukan dengan menggunakan berbagai alat evaluasi kinerja dan karyawan ditinjau oleh manajer. Beberapa perusahaan juga melakukan feedback 360 derajat, di mana rekan kerja, manajer, bawahan, dan terkadang pelanggan berpartisipasi dalam mengevaluasi kinerja karyawan.

Alat-alat ini sangat membantu dalam memberikan umpan balik. Hasil umpan balik kemudian ditinjau untuk membentuk dasar program pengembangan karyawan.

Pengembangan Karyawan

Seperti disebutkan di atas, pengembangan sumber daya manusia adalah salah satu tugas dari departemen pengembangan sumber daya manusia.

Pengembangan ini membantu karyawan mengembangkan keterampilan yang akan mereka butuhkan di masa depan. Fungsi HRD termasuk menjembatani kesenjangan antara tenaga kerja saat ini dan tenaga kerja yang dibutuhkan dalam waktu dekat.

Program pengembangan karyawan juga dirancang berdasarkan hasil evaluasi personel. Namun, beberapa perusahaan memiliki program yang didedikasikan untuk pengembangan karyawan yang sengaja dilaksanakan secara rutin.

Memberikan Perlindungan dan Kompensasi kepada Karyawan

HRD juga harus mampu melindungi seluruh karyawan secara penuh. HRD yang baik harus memperhatikan kesejahteraan karyawan perusahaan. Ini termasuk tingkat gaji atau upah yang sepadan dengan kinerja dan tugas yang diberikan kepada karyawan.

Selain itu, pekerjaan HRD dapat memperhitungkan jam kerja karyawan untuk menentukan besaran gaji yang harus dibayarkan. Hal ini juga tercermin dari loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

Itulah hal dasar dari HRD yang harus kamu tau. Tidak mudah bukan tugas mereka? Karena tiap karyawan pun harus mengetahui betul hal-hal yang menjadi hak dan tanggung jawab untuk saling mendukung satu sama lain.

{$categories[0]['slug']}