1. Startup

Kembangkan Fitur Notifikasi Baru, Wantedly Perluas Ekspansinya di Indonesia

Mengklaim telah memiliki 5000 pengguna dan 300 klien di Jakarta

Platform perekrutan pekerja profesional terbesar asal Jepang Wantedly memperluas ekspansinya di Indonesia sejak mulai tersedia enam bulan lalu. Saat ini Wantedly mengklaim telah memiliki 5,000 pengguna dan 300 klien di Jakarta. Indonesia merupakan salah satu pasar yang disasar oleh Wantedly sebagai bagian dari fokus untuk tahun fiskal 2015 yang dimulai bulan September silam.

“Terdapat tiga fokus yang ingin kami capai tahun ini yaitu kesempatan untuk magang dengan skala internasional, mengembangkan usaha di kawasan asia tenggara serta infrastruktur,” kata CEO dan Founder Wantedly Akiko Naka kepada Japan Today.

Fitur International Internship atau kesempatan magang dengan skala internasional merupakan fitur terbaru yang terdapat di Wantedly untuk mengakomodir peluang para pelajar, kesempatan ini bisa dinikmati oleh seluruh pelajar yang ingin menambah pengalaman kerja di perusahaan secara global.

“Kita telah membuatkan aplikasi di iOS dan android dengan memfokuskan progam internship kepada pelajar tahun ini, Wantedly berusaha untuk mempertemukan perusahaan dengan pelajar sehingga para pelajar bisa menikmati pengalaman kerja sebelum kelulusan,” kata Akiko.

Saat ini terdapat dua kategori di Wantedly yaitu untuk klien dan pelajar. Sedikitnya terdaftar 12.000 klien yang telah menggunakan layanan dari Wantedly dan 40% dari jumlah tersebut adalah startup. Namun demikian Wantedly juga mencatat saat ini sudah semakin banyak perusahaan multinasional, bank hingga lembaga dan institusi yang menggunakan layanan melalui konsep media sosial, seperti panti jompo, sekolah, rumah sakit dan pemerintahan.

“Secara keseluruhan kami memiliki 600,000 pengguna aktif setiap bulannya, sebagian besar dari mereka telah memiliki pekerjaan tetap dan berasal dari perusahaan berbasis teknologi seperti engineers, designers, product designers, dan lainnya. Sementara itu pengguna dari kalangan pelajar hanya berjumlah sekitar 20% saja,” kata Akiko.

Pengembangan infrastruktur dan fitur terbaru

Inovasi serta fitur-fitur baru yang dinilai mampu membantu pengguna untuk mengakses Wantedly juga senantiasa dikembangkan oleh tim. Pengembangan infrastruktur yang saat ini sudah bisa digunakan yaitu API [application program interface]. Dengan tiga tombol terbaru yang berfungsi untuk notifikasi atau layanan messaging diantaranya adalah, “I want to drop by your office, ”Company Feedback,” dan “Auto Fill.”

Melalui API ini memungkinkan untuk pihak ketiga (third parties) mengakses database serta menyediakan informasi pengalaman kerja dari kandidat. Ke depannya Wantedly ingin menjembatani pekerja serta calon pekerja dan perusahaan.

“Rencana kami untuk jangka panjang di antaranya adalah untuk Go Public, tentunya semua ditentukan oleh kondisi dari pasar. Dengan didukung oleh tim yang ada saya percaya Wantedly mampu untuk menciptakan R&D serta menghasilkan produk terbaru yang baik,” tutup Akiko.