1. Startup

Platform Circledoo Sajikan Tempat Belajar Ketrampilan

Menyasar anak muda yang ingin belajar dan berbagi ketrampilan yang dimiliki

Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan di era digital semakin mudah. Banyak bisnis dan layanan yang menghadirkan solusi tersebut. Circledoo adalah salah satunya. Circledoo mencoba menghadirkan sebuah platform yang secara sederhana mempertemukan orang-orang yang memiliki keterampilan. Selanjutnya dengan bergabung dengan “circle” tersebut diharapkan mereka bisa saling belajar dan mengasah kemampuannya.

Circledoo hadir dengan mengusung konsep memudahkan generasi muda untuk belajar dan mendapatkan keahlian dan keterampilan dengan mudah, cepat, transparan, dan murah. Sebagai sebuah platform, Circledoo memungkinkan setiap orang membagi dan belajar keterampilan. Proses pertukaran atau belajar ini yang diharapkan berperan untuk meningkatkan keterampilan di masyarakat.

Circledoo bekerja seperti layaknya platform pembelajaran. Setiap pengguna bisa memilih untuk membuka kelas atau mengikuti kelas orang lain. Ketika memilih kelas, pengguna bisa memilih lokasi, waktu hingga harga (bisa juga gratis) untuk kelas yang dibukanya. Jika pengguna lain mengikuti kelas tersebut kemudian bisa dilanjutkan sesuai jadwal dan waktu yang dilakukan.

Layanan yang pertama kali diperkenalkan pada Januari lalu ini sudah berhasil mendapatkan setidaknya 500 pengguna terdaftar dengan keterampilan dan ketertarikan yang beragam. Kepada DailySocial CEO Circledoo Tasa Nugraza Barley memaparkan pihaknya memang memfokuskan pada kalangan millennials. Tepatnya mereka yang berusia 17 hingga 35 tahun.

Sementara itu dari segi fitur, selain sistem pembayaran online, Circledoo juga dilengkapi beberapa fungsionalitas seperti fitur pesan, social networking, dan pencarian event untuk memudahkan pengguna di dalamnya berinteraksi.

Taza lebih jauh juga menceritakan pihaknya telah berhasil mendapatkan pendanaan dari beberapa investor. Bahkan diberitakan media pendanaan yang didapat mencapai US$ 200.000. Dengan dana tersebut Circledoo diprediksi akan memperkuat komposisi tim dan untuk keperluan marketing.

Tahun ini kabarnya Circledoo juga tengah mengembangkan produk dan beberapa inovasi lain untuk terus meningkatkan kualitas platform. Sejauh ini yang berbeda dari Circledoo dibanding dengan bisnis lainnya adalah konsentrasinya yang tidak hanya pada daring, tetapi juga memberikan kesempatan tatap muka atau bertemu langsung namun rencana dan tata kelolanya tetap disiapkan secara online.

“Fokus kami saat ini adalah mengembangkan produk dan tim serta kegiatan-kegiatan untuk edukasi pasar. Secara bersamaan kami terus membangun komunikasi yang kuat kepada para pengguna dan calon pengguna, sehingga kami bisa terus melakukan pengembangan produk yang benar-benar sesuai seperti apa yang dibutuhkan,” tutup Tasa.