1. Startup

Perkuat Bisnis Internasional, Telkom Group Akuisisi Operator Telekomunikasi di Guam

Guam dipilih lantaran kondisi penerimaan masyarakat yang baik terhadap teknologi dan posisi yang strategis sebagai "landing point" sejumlah kabel laut Asia dan Amerika Serikat

Raksasa telekomunikasi Indonesia Telkom Group kembali memperkuat bisnisnya di kancah internasional. Kali ini melalui anak perusahaannya di Amerika Serikat, Telkom USA, Telkom mengumumkan bahwa pihaknya telah mengakuisisi perusahaan telekomunikasi asal Guam AP TeleGuam Holding Inc.

Dengan akuisisi ini AP TeleGuam Holding Inc, yang merupakan induk perusahaan GTA TeleGuam sebagai salah satu operator telekomunikasi di Guam, akan menjadi anggota baru dari jaringan dengan bisnis Telkom internasional lainnya seperti Telin Singapore, Telin Hong-Kong, Telkom Australia, Telkom Taiwan, Telkom USA, Telin Malaysia, Telkom Macau, Telin Timor-Leste, serta Telkom Saudi Arabia.

"Hal ini semakin memantapkan langkah Telkom Group untuk hadir sebagai new global hub, salah satu pusat lalu lintas telekomunikasi dunia," ungkap Direktur Wholesale & International Service Telkom Honesti Basyir seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Ia juga menjelaskan bahwa sejauh ini proses akuisisi sudah sampai pada tahap persetujuan pemerintah setempat. Honesti juga menambahkan bahwa Guam dinilai merupakan pasar yang potensial untuk perkembangan bisnis internasional Telkom Group. Hal ini tak terlepas dari Pendapatan Domestik Bruto (PDB) per kapita yang cukup tinggi dibanding dengan rata-rata negara di Asia, sumber daya manusia yang handal serta tingkat adopsi masyarakat Guam terkait teknologi telekomunikasi yang tinggi.

Selain penerimaan masyarakat Guam yang terbilang tinggi untuk teknologi, posisi strategi Guam sebagai landing point sebagian besar kabel laut yang menghubungkan Asia dan Amerika Serikat dinilai mampu menunjang  visi Telkom dalam menjadi new global hub.

Hubungan baik yang terbangun antara Telkom dan GTA Teleguam sebelumnya pernah terjalin pada saat konsorsium pembangunan kabel laut internasional South East Asia United States (SEA-US) dalam rangka memenuhi permintaan bandwidth yang kian meningkat antara Asia Pacific dan Amerika Utara. Akuisisi oleh Telkom ini diharapkan mampu memperkuat posisi Telkom sebagai hub trafik telekomunikasi dunia di wilayah Asia Pasific.

"GTA merupakan perusahaan telekomunikasi yang memiliki pangsa pasar yang besar dan pertumbuhan yang tinggi, brand yang kuat dan quality & technology leader di mobile, landline dan internet business," ujar Honesti.

Sementara itu, seperti dilansir dari Merdeka, CEO GTA Teleguam Robert Haulbrook berharap bahwa kerja sama ini akan mampu memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Pihaknya yakin bahwa GTA akan memperoleh banyak manfaat dari pengalaman, kemampuan teknis, dan kehandalan karyawan Telkom.