Categories

MARKETING

5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang “Influencers Marketing”

Dapat dioptimalkan untuk pemasaran dan pengenalan brand di media sosial

Guest Post - 10 April 2018

Influencers marketing sudah lama ada. Tetapi dengan keberadaan media sosial, terutama Facebook, Twitter, Youtube dan Instagram, semakin membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi selebriti internet yang mempunyai pengaruh di komunitas mereka. Dan itu berdampak terhadap semakin banyaknya perusahaan dan brand yang ingin menggunakan influencers marketing. Tahun lalu, Instagram menjadi platform nomor satu sebagai pilihan bagi 92% influencers untuk mempromosikan sebuah brand, diikuti oleh iklan di televisi.

Jika brand Anda sedang mempertimbangkan untuk menggunakan influencers marketing sebagai salah satu taktik pemasaran, berikut 5 hal yang perlu Anda ketahui:

Influencers dapat mempengaruhi keputusan pembelian

Setiap brand memiliki target audiens, begitu pula dengan influencers yang memiliki karakter pengikut yang berbeda-beda. Petakan target audiens dari brand Anda dengan pengikut dari influencers yang akan dipilih. Upayakan antara keduanya memiliki kesamaan agar penetrasi pesan yang ingin disampaikan dapat lebih mudah diterima. Sehingga target audiens Anda akan lebih mudah dipengaruhi hanya dengan melihat influencers saat menggunakan brand Anda.

Brand akan lebih dipercaya

Lebih mudah membuat audiens tertarik dengan konten yang dibuat langsung oleh influencers yang mereka sukai. Audiens dapat langsung melihat pengalaman yang dirasakan saat menggunakan suatu brand. Hal ini yang menunjukkan keaslian sebuah konten sehingga dapat lebih mudah dipercaya oleh audiens. Karena sebanyak 92% konsumen akan lebih mempercayai rekomendasi yang bersumber dari orang lain terlebih orang tersebut memiliki pengaruh.

Konten akan tersebar di lebih banyak platform

Sebuah konten yang dikembangkan oleh influencers biasanya akan dipublikasi di media sosial. Dengan banyaknya pengguna dari media sosial saat ini menjadikannya sebuah keuntungan karena konten pada media sosial sangat mudah untuk dibagikan kepada pengguna lainnya. Sehingga tidak akan terbatas pada satu platform saja, melainkan bisa tersebar pada 2 hingga 3 platform sekaligus. Alasan lain karena banyak influencers terkenal tidak hanya di 1 platform saja, melainkan juga di beberapa platform lainnya.

Mudah untuk mengukur keberhasilan

Mengukur keberhasilan dari kampanye influencers terhitung mudah karena dapat dilihat langsung dari seberapa banyak komentar dan juga likes yang diberikan audiens. Komentar dan likes tersebut yang nantinya akan menghasilkan konversi. Setiap posting-an dari influncers akan menunjukkan apakah mampu menarik target audiens sesuai dengan yang ditargetkan oleh brand. Setiap konsep dari konten yang dihasilkan sebaiknya hasil kolaborasi bersama antara influencers dengan brand itu sendiri.

Biaya yang jauh lebih murah

Ketimbang Anda harus mengeluarkan lebih banyak dana untuk pembuatan video iklan TV ditambah juga mahalnya placement iklan di aplikasi YouTube, muncul solusi untuk menggunakan influencers sebagai strategi marketing brand yang lebih murah. Tidak harus menggunakan artis populer yang bayarannya mahal. Karena menurut hasil riset SociaBuzz, sekitar 59% marketer memilih untuk menggunakan tipe influencers yang merupakan ‘selebriti internet’. Sebanyak 83% dari mereka menyatakan setuju penggunaan tipe influencer seperti Selebgram, Youtuber, dan juga Blogger akan menjadi lebih efektif.

Disclosure: Tulisan tamu ini disusun oleh Gina Dwi Prameswari. Gina adalah Content Consultant di BBOX Consulting. Ia bisa dihubungi melalui blog BBOX 

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter