Categories

Gadget

Ada Opsi Desktop dan Laptop, Lenovo Y720 Siap Penuhi Kebutuhan Hardcore Gamer di Indonesia

Menurut Lenovo, Legion adalah sebuah prakarsa demi membuat gaming lebih baik bagi para gamer lewat solusi 'menyeluruh'.

Yoga Wisesa - 20 July 2017

Di tahun 2008, Lenovo Y Series diperkenalkan oleh sang produsen PC asal Tiongkok itu sebagai respons dari meningkatnya tuntutan konsumen terhadap perangkat-perangkat gaming bersenjata komponen high-end. Namun strategi mereka masuk ke ranah itu baru benar-benar matang setelah melakukan pengukuhan brand Legion di ajang CES 2017 bulan Januari silam.

Ada dua laptop gaming yang menjadi anggota keluarga pertama Legion, Y520 dan Y720. Legion Y520 hadir di Indonesia tak lama sesudah penyingkapan perdananya, ditemani PC all-in-one IdeaCentre Y910 dan sejumlah monitor gaming. Tapi butuh waktu kira-kira enam bulan bagi Lenovo buat membawa Legion Y720 ke tanah air. Perusahaan menyadari keterlambatan ini, dan sebagai kompensasinya, mereka melepas bukan satu, namun dua varian Y720 berbeda.

Presentasi peluncuran produk diawali dengan penjelasan mengapa Lenovo memutuskan buat menciptakan sub-brand Legion. Singkatnya, Legion adalah sebuah prakarsa demi membuat gaming lebih baik bagi para gamer lewat solusi ‘menyeluruh’. Untuk memenuhinya, Lenovo mengaku telah menghabiskan waktu membangun kerja sama dan mendengarkan masukan komunitas gamer agar lebih memahami kebutuhan mereka.

Di Indonesia, Lenovo punya komitmen untuk mendukung industri gaming serta membantu pengembangan ekosistem eSport. Realisasi dari janji ini ialah dengan mengadakan turnamen-turnamen demi menyaring talenta lokal, melangsungkan gathering, serta memberikan kesempatan bagi gamer buat mencoba langsung produk-produk Legion. Dan di acara kali ini, Lenovo menunjuk jawara Dota 2, Evos Esports sebagai brand ambassador baru mereka.

Beralih ke produk, ada dua varian Legion Y720 yang Lenovo hidangkan untuk gamer di nusantara:

 

Notebook gaming Legion Y720

Performa dan portabilitas adalah dua kekuatan utama dari laptop berlayar IPS 15,6-inci ini. Seperti notebook di keluarga Y Series lain, Y720 memiliki desain yang khas: layarnya tersambung ke body melalui satu engsel panjang di tengah, lalu tubuhnya mempunyai profile semi-hexagonal. Sepasang speaker JBL 2W diposisikan miring agar output mengarah ke wajah Anda. Sistem audionya turut dibekali subwoofer Dolby Atmos 3W.

Mengikuti jejak berapa kompetitor besarnya, Lenovo menjejalkan rangkaian teknologi dan fitur khas gaming di Y720. Pertama, Lenovo tahu gamer sering terbawa emosi, jadi produsen memastikan perangkatnya ini tahan terhadap perlakuan ‘kasar’ penggunanya dengan pemakaian struktur logam yang tangguh. Lenovo juga sadar mayoritas gamer ingin agar notebook mahal miliknya bisa mencuri perhatian. Oleh sebab itu, tim desainer membubuhkan sistem pencahayaan RGB di keyboard.

Tentu saja ada banyak fitur yang berhubungan langsung dengan kegiatan gaming. Beberapa contohnya: Legion Y720 sudah mendukung controller Xbox One tanpa perlu di-setup, lalu laptop siap menghidangkan konten VR dan telah memperoleh sertifikasi Oculus (tinggal colokkan HMD ke port HDMI/USB 3.0 di sana). Kehadiran port USB type-C Thunderbolt 3.0 juga memungkinkan kita memindahkan data di kecepatan tinggi, hingga 40Gbps.

Via app Lenovo Nerve Sense, Anda dipersilakan menentukan prioritas jaringan internet, mengustomisasi output audio, mengonfigurasi sistem pendingin, hingga mengutak-atik hotkey (tombol shortcut) dan pencahayaan di keyboard.

Legion Y720 dipersenjatai prosesor Intel Core i7-7700HQ, mengandalkan Nvidia GeForce GTX 1060 sebagai unit olah grafis, dilengkapi RAM DDR4 16GB serta penyimpanan berbasis SSD PCIe maksimal 1TB atau hard disk 2TB. Buat mendinginkan komponen di dalam, laptop mengandalkan sepasang kipas logam untuk membuang ke ventilasi di sisi belakang.

 

Desktop gaming IdeaCentre Y720 Cube

Meski mengusung kata ‘cube‘, penampilan Y720 Cube tak benar-benar seperti kubus. Ia adalah PC desktop gaming berukuran 393,3×314,5×252,3mm yang dirancang untuk menemani para gamer hardcore dan profesional bertanding di ajang LAN party. Handle di sisi atasnya disediakan agar Y720 Cube mudah di bawa-bawa. Bobotnya pun tidak terlalu berat, dengan total 7,4-kilogram.

Tentu saja Lenovo merancangnya agar penampilan IdeaCentre Y720 Cube serasi seperti device Legion lain. Y720 Cube mempunyai tubuh hitam dengan grille dan desain panel ala robot. Di sisi depan, Anda disuguhkan lampu LED merah berbentuk ‘Y’ – menyerupai versi fituristis dari visor helm pasukan Romawi. Y720 Cube dibekali konektivitas fisik yang sangat lengkap (dua USB 3.0, empat USB 2.0, enam port audio, PS/2, HDMI, VGA, DVI, termasuk LAN berteknologi Killer), dan sejumlah port sengaja diletakkan di bagian depan-atas agar mudah diakses.

Dampak positif dari ukuran device yang cukup besar ialah, Lenovo bisa memasukkan hardware-hardware canggih ke dalam Y720 Cube. Di varian paling high-end, PC desktop ini diotaki prosesor Intel Core i7-7700 (berkecepatan sampai 3,6GHz atau 4,2GHz saat Turbo), juga ditunjang kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1080 atau AMD Radeon RX 480 sebagai alternatifnya. Y720 sanggup menyimpan RAM DDR4 maksimal 32GB dan ditunjang penyimpanan SSD 512GB atau hard disk 4TB.

 

Harga dan ketersediaan

Konferensi pers peluncuran Legion Y720 dan IdeaCentre Y720 Cube yang dilangsungkan Lenovo di Equinox Club Plaza Senayan menandai perilisan resmi kedua produk di Indonesia. Masing-masing perangkat ditawarkan seharga mulai dari Rp 25,5 juta dan Rp 14 juta.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter