Di kalangan penggila buku masih terjadi perdebatan antara buku dan e-book. Mana yang lebih nyaman dan enak dinikmati. Bahkan tak sedikit pula yang enggan beralih ke digital. Dengan beragam alasan: membuat mata cepat lelah, kurang personal hingga alasan yang sangat pribadi yakni aroma kertas buku yang menambah kenikmatan membaca. Aksaramayastartup yang mengkhususkan diri pada pengembangan e-book melangkah guna mengubah pola pikir ini dengan menyediakan aplikasi Moco.

Moco berkonsep bahwa membaca buku tidak lagi harus sendiri tapi bisa berbagi dan berdiskusi. “Seorang pembaca bisa membanggakan koleksi bukunya di [rak] yang kita sediakan dan kemudian membangun interaksi dan komunitas di dalam satu ekosistem” terang Farid Adrian, Communication Strategist dari Aksaramaya.

Rencananya, aplikasi ini akan diluncurkan pada bulan Januari 2014 dalam versi beta namun versi awalnya telah tersedia khusus untuk kalangan Universitas. Sedangkan untuk peluncuran akbar rencanannya dilakukan pada bulan Maret 2014 dengan versi komersial yang bisa dinikmati secara umum.

Fitur yang ditawarkan dalam Moco, selain E-reader, adalah fitur sosial sehingga pengguna berinteraksi, memberi komentar dan rekomendasi seputar buku yang dibaca. Saat ini Moco tersedia di Google Play untuk smartphone Android dan juga untuk Windows yang bisa diunduh di sini. Moco sendiri nantinya akan tersedia juga pada platform iOS dan OS X.

Saat ini tersedia Aksaramaya Reader yang merupakan produk awal yang masih sederhana dan masih berbentuk e-Bookstore dan e-Pustaka tanpa fungsi sosial media layaknya Moco. Menurut Farid, rencananya aplikasi ini akan ditarik dari iTunes ketika Moco dirilis awal tahun depan.

Selain fitur sosial yang diyakini Aksaramaya menjadi kekuatan Moco, strategi menarik jumlah pengguna lain adalah dengan mengajak kampus ke dalam komunitas Moco, yakni memberikan aplikasi e-Pustaka secara gratis. Tak ketinggalan terus menambah koleksi buku dalam database Moco. Serta menjalin kerjasama dengan komunitas pecinta buku.

Aksaramaya menjanjikan bahwa aplikasi Moco akan selamanya bisa dinikmati gratis bagi pengggunanya. “Namun untuk menikmati konten buku yang ada, tersedia dalam beberapa skema yang bisa dipilih. Membeli buku atau sekadar menyewa. Sedangkan untuk kampus dan mahasiswa, akan tersedia dengan pola membership.” Untuk segala jenis transaksi yang terjadi Aksaramaya akan menyediakan sistem pembayaran yang mudah.

Sebenarnya pola keangotaan khusus kampus dan mahasiswa didasarkan pada fitur E-pustaka yang juga tersedia dalam aplikasi Moco. Untuk menikmati E-pustaka saat ini pun pengguna diminta mendaftar terlebih dulu dan salah satu form yang harus di isi adalah NIM (Nomor Induk Mahasiswa).

Moco juga akan membantu mahasiswa dalam memperoleh jurnal yang berkualitas. Karena pentingnya jurnal bagi kalangan universitas untuk kegiatan proses belajar mengajar, Aksaramaya sadar sudah menjadi keharusan menyediakan jurnal di dalam ekosistem Moco.

“Jurnal penelitian akan tersedia di Moco pertengahan tahun depan. Menyangkut komersial, kami kembalikan kepada pemilik konten jurnal, jika digratiskan maka akan kami gratiskan.”

Aksaramaya menargetkan satu juta pengguna Moco dengan e-book sebanyak 20 ribu pada akhir tahun 2014. Dalam tiga tahun Aksaramaya mengharapkan targetnya menjadi tiga kali lipat, atau tiga juta pengguna dengan 60 ribu buku yang tersedia.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.