Ada pengalaman lucu yang saya rasakan saat Piala Dunia 2018 kemarin masih berlangsung. Saya sempat diajak nonton bareng (nobar) oleh sejumlah teman lama. Sampai di lokasi dan pertandingan dimulai, saya sempat heran melihat gelagat teman-teman saya yang sibuk dengan ponselnya masing-masing.

Ada yang sibuk membalas pesan di WhatsApp, ada yang live di Instagram, dan ada juga yang sempat-sempatnya bermain Mobile Legends dengan dalih “cuma menyelesaikan quest”. Saya pun cuma bisa bergumam, “Buat apa nobar kalau begini caranya.”

Mungkin saya yang terlalu kolot sampai heran melihat kejadian seperti itu. Atau mungkin kebiasaan kita mengonsumsi konten multimedia sudah berubah, sehingga tanpa perlu bertemu pun kita masih bisa nobar secara virtual dengan berkumpul di satu medium digital. Kemungkinan kedua ini terdengar lebih masuk akal, dan ini bukanlah pembelaan pribadi, melainkan pergeseran tren yang diamini oleh platform sebesar Facebook.

Facebook Watch Party

Buktinya, Facebook baru saja meluncurkan fitur Watch Party untuk semua Facebook Group di seluruh dunia, usai mengujinya secara terbatas sejak beberapa waktu lalu. Watch Party, bagi yang tidak tahu, sederhananya merupakan fitur untuk nobar di Facebook, di mana selagi menonton Anda bisa saling berinteraksi satu sama lain, bukan secara lisan, melainkan lewat kolom komentar.

Video yang ditonton tentu boleh apa saja, selama semuanya masih di platform Facebook. Sebagai group leader, Anda bebas memilih lebih dari satu video untuk ditonton bersama. Facebook bahkan bilang selama masa pengujian sempat ada sejumlah grup yang menghabiskan waktu lebih dari 10 jam di dalam satu Watch Party, meski penontonnya terus berganti seiring sesi nobar berlangsung.

Pada prakteknya, ada banyak skenario di mana fitur Watch Party bisa terasa sangat berguna. Salah satu contohnya adalah ketika ada anggota keluarga yang sedang diwisuda; pendampingnya bisa menyiarkan acaranya di Facebook, dan anggota keluarga lainnya (termasuk yang lokasinya jauh) bisa ikut nimbrung dan menikmati momen berkenang tersebut.

Facebook Watch Party

Berbekal feedback yang dikumpulkan selama pengujian Watch Party, Facebook juga telah menambahkan dua fitur baru, yakni co-hosting dan crowdsourcing. Co-hosting, sesuai namanya, memungkinkan group leader untuk memilih satu anggota lain untuk membantunya menambahkan video demi video sehingga sesi nobar bisa terus berlanjut. Crowdsourcing di sisi lain memungkinkan siapapun yang tergabung dalam Watch Party untuk memberikan anjuran video yang perlu ditambahkan.

Facebook juga tengah menguji fitur supaya Watch Party bisa dinikmati bersama teman tanpa perlu tergabung dalam suatu grup. Ke depannya, Watch Party bahkan juga akan dirilis untuk Facebook Page, yang berarti cakupannya bisa lebih luas lagi ketimbang grup.

Sekarang saya tinggal menunggu sampai tahun 2022 dan berharap Facebook mendapatkan hak siar Piala Dunia selanjutnya, sehingga nantinya saya bisa ikut nobar tanpa perlu heran melihat gelagat teman-teman saya yang lebih modern dan tidak kolot.

Sumber: Facebook.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.