Kehadiran perangkat macam Google Home memudahkan kita dalam mengakses informasi tanpa perlu membuka smartphone dan hanya dengan menggunakan perintah suara. Itulah mengapa Google menempatkannya sebagai gadget rumahan, bukan personal seperti ponsel kita masing-masing.

Sayang perannya sebagai gadget rumahan kurang begitu efektif, setidaknya untuk sekarang. Pasalnya, Google Home sejauh ini hanya mendukung satu akun pribadi saja. Jadi kalau yang tersambung adalah akun saya, maka Anda tidak bisa seenaknya menanyakan tentang hasil pertandingan tim basket favorit Anda karena yang tercatat adalah tim andalan saya.

Pesan yang sempat muncul di aplikasi pendamping Google Home, namun sekarang sudah dihapus karena fiturnya memang belum tersedia / The Verge
Pesan yang sempat muncul di aplikasi pendamping Google Home, namun sekarang sudah dihapus karena fiturnya memang belum tersedia / The Verge

Ke depannya hal ini dipastikan akan berubah, dan Google sudah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka sedang sibuk mengerjakan dukungan multi-akun. Berdasarkan pantauan The Verge, aplikasi Google Home sempat menampilkan pesan “Multiple users now supported”, meski sekarang pesan itu sudah dihapus karena fiturnya memang belum siap.

Bisa jadi Google merasa masih perlu menunda perilisan fitur multi-akun karena masih memikirkan cara kerja terbaiknya – spesifiknya bagaimana perangkat bisa membedakan satu pengguna dan yang lainnya. Awalnya mungkin pengguna masih harus mengganti akun secara manual lewat aplikasi, tapi ke depannya tidak menutup kemungkinan perangkat dapat mengidentifikasi pengguna yang berbeda dengan mengenali suaranya masing-masing.

Sumber: The Verge.