1. Startup

Hotel Quickly Tawarkan Solusi Reservasi Kamar Hotel di Menit-Menit Terakhir

Solusi reservasi kamar hotel di menit-menit terakhir yang selama ini hanya dinikmati pengguna di kawasan Amerika Utara dan Eropa kini merambah Asia. Hotel Quickly menawarkan layanan ini dengan  model bisnis yang serupa dengan Hotel Tonight, tapi fokus di kawasan Asia saja. Para business traveler yang membutuhkan tempat bermalam secara last minute bisa memanfaatkan layanan ini  melalui smartphone-nya. Seperti halnya Hotel Tonight, Hotel Quickly hanya bisa diakses melalui aplikasi mobile dan saat ini tersedia untuk platform iOS dan Android.

Hotel Quickly saat telah tersedia enam negara, yaitu Hong Kong, Taiwan, Thailand, Singapura, Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia, Hotel Quickly telah bekerja sama dengan hotel-hotel di Jakarta, Bali (Seminyak/Kuta/Legian dan kawasan lainnya) dan Lombok. Menurut Faustine Tan, Country Manager untuk Indonesia, dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan Hotel Quickly akan melayani pemesanan di Bandung, Batam dan Medan. Kota-kota tersebut dipilih karena termasuk destinasi pilihan para business traveler dan membutuhkan kemudahan untuk pemesanan kamar hotel dalam waktu singkat.

Faustine menegaskan bahwa Hotel Quickly memiliki model bisnis yang berbeda dengan agen travel online yang sekarang menjamur karena tiga faktor. Faktor pertama adalah pengaksesan hanya bisa dilakukan melalui perangkat mobile. Faktor kedua adalah waktu yang terbatas, yaitu hanya 24 jam (atau kurang) dari kebutuhan konsumen. Faktor yang terakhir adalah hotel-hotel yang ditawarkan adalah pilihan Hotel Quickly untuk menjamin kualitas layanan, bahkan dengan reservasi di menit-menit terakhir sekalipun. Pembayaran bisa dilakukan melalui kartu kredit (ada formulir isian) atau akun PayPal. Hotel Quickly menjamin keamanan transaksi dengan logo Secure SSL dan Norton Secured.

Saat ini basis pengembangan Hotel Quickly berada di Thailand dan Hong Kong, sementara hal paling menarik adalah dua pendiri (dari total lima orang) Hotel Quickly merupakan mantan pegawai startup-startup yang didirikan oleh Rocket Internet di Asia.

Secara pendanaan, seperti dikutip dari TechCrunch, Hotel Quickly sampai sekarang masih bersifat bootstrapping dengan biaya yang besar. Meskipun demikian, mereka sedang menuju proses pendanaan Seri A $500 ribu dari investor Asia, Eropa dan Amerika Serikat.

Perlu diingat bahwa karena harga kamar yang ditawarkan jauh lebih murah dari tarif reguler untuk mengisi kamar yang unoccupied, konsumen baru bisa memesan 24 jam sebelumnya. Saya sempat melihat sebuah kamar hotel di Bali yang harga dasarnya $676 bisa ditawarkan hanya $160 saja untuk satu malam. Tersedia countdown di tiap-tiap kota untuk memastikan periode waktunya dan konsumen yang ingin menggunakannya.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again