Categories

Berita

Layanan Group Messaging Terbatas Semakin Bertambah Dengan Hadirnya KakaoGroup

Avi Tejo Bhaskoro - 5 September 2013

Sebagai makhluk sosial, setiap insan manusia tentu gemar melakukan apa yang disebut dengan ngobrol, atau berbincang-bincang. Entah itu diskusi, bergosip, ataupun ngobrol untuk sekedar melepas gelak tawa tentu kerap dilakukan setiap orang. Kakao, penyedia layanan mobile messaging yang berasal dari Korea Selatan, mencoba untuk menghadirkan wadah bagi para penggunanya untuk berkumpul dan saling berbagi apa saja melalui KakaoGroup – sebuah rilisan app terbaru yang dikembangkan sebagai ruang private group. Hmm sepertinya menarik.

Dilansir oleh The Next Web pada hari ini (5/9), Kakao yang merupakan perusahaan dibalik kesuksesan aplikasi Kakao Talk baru saja merilis aplikasi terbaru yang bernama KakaoGroup. Aplikasi ini merupakan aplikasi mandiri yang terpisah dari aplikasi Kakao Talk dan dirancang secara khusus untuk memfasilitasi layanan kirim pesan berbasis grup. Tentu Anda mungkin akan merasa heran jika sebenarnya untuk apa Kakao merilis aplikasi terpisah ini yang sebenarnya fitur grup sudah bulit in di berbagai aplikasi pesaing lainnya seperti WeChat, dan juga Line Band?

Menurut keterangan resminya di laman Google Play, KakaoGroup merupakan layanan fitur grup yang sifatnya lebih condong ke private group dengan pilihan anggota yang lebih terbatas dari anggota grup di KakaoTalk. Dalam KakaoGroup tentu pengguna dapat membagikan pengalaman apa saja kepada seluruh anggota yang terdaftar dalam private group tersebut seperti misalnya foto, chat, dan lain sebagainya. Merasa familiar? Ya, mungkin bisa dibilang KakaoGroup ini agak sedikit “mirip” dengan layanan private social media Path yang dikenal memiliki layanan dengan jumlah yang terbatas.

Dalam KakaoGroup, siapapun dapat membuat grupnya sendiri dengan menentukan anggota grupnya masing-masing, sembari itu dapat juga menentukan thumbnail yang diinginkan dan nama geng KakaoGroup yang dibuat dengan sesuka hati. Untuk menikmati layanan KakaoGroup, pengguna tak perlu membuat akun baru untuk lakukan registrasi, cukup dengan menggunakan akun KakaoTalk sebelumnya yang sudah ada, pengguna dapat langsung membentuk perkumpulan wolfpack di dalam KakaoGroup. Cukup simpel.

Melihat fitur tersebut rasanya kok seperti sama-sama saja ya dengan fitur layanan grup dari aplikasi mobile messaging lainnya? Mungkin keterangan ini dapat menjadi jawabannya. Masih dilaporkan dari situs The Next Web, KakaoGroup dikembangkan untuk menciptakan sebuah ekosistem grup messaging yang diklaim aman dan efektif untuk berbagai kebutuhan berdiskusi secara pribadi. Menurut Kakao sendiri, aplikasi ini cocok untuk diaplikasikan dalam tim-tim proyek sekolah agar terhindar dari contekan tim lain, ataupun grup-grup lain yang membutuhkan sebuah ruang yang aman untuk melakukan aktifitas berbagi apa pun yang bersifat pribadi dan bahkan rahasia.

Diklaim, tingkat privasi atau sistem keamanan data di KakaoGroup dapat memastikan bahwa setiap anggota grup dapat berbagi informasi-informasi penting tanpa harus takut “bocor” ke dunia luar. Selain itu, fiturnya yang tentu terintegrasi dengan KakaoTalk dianggap mampu memungkinkan pengguna untuk melakukan obrolan yang berpindah-pindah antara grup pribadi dengan ruang obrolan yang bersifat publik.

Berbicara mengenai privasi tingkat tinggi, sebenarnya apakah aplikasi ini diperlukan bagi setiap kalangan penggunanya? Tentu untuk mengetahui hal tersebut kita harus mencoba sendiri layanan dari KakaoGroup ini yang aplikasinya sudah dapat diunduh di Google Play Store, dan juga Apple App Store. Namun yang pasti, segala sesuatu yang disimpan di mana pun tentu tidak ada yang seaman bila disimpan di dalam otak kita sendiri, saran saya jika ingin “terbuka” di dalam private group, hindari hal-hal yang mengumbar rahasia Anda yang bersifat pribadi, karena di saat-saat tertentu ada baiknya kita tetap mengunci mulut kita rapat-rapat.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter