Categories

Game

Kongregate Siap Luncurkan Platform Pesaing Steam di Tengah Tahun Ini, Kartridge

Kartridge dibekali berbagai fitur komunitas krusial yang umumnya ditemukan di platform sejenis: achievement, forum, fungsi chat hingga reward.

Yoga Wisesa - 8 March 2018

Dibuka buat publik sejak Desember 2006, Kongregate ialah portal yang menjadi rumah bagi lebih dari 110 ribu game. Ia sempat dimiliki GameStop, kemudian dibeli oleh perusahaan hiburan Swedia, Modern Times Group di tahun 2017 senilai US$ 55 juta. Saat itu, Kongregate mendapatkan arahan baru. Kini selain jadi wadah permainan third-party, tim juga difokuskan ke ranah pengembangan konten.

Dan di bulan Maret 2018 ini, sang publisher independen itu mengumumkan agenda untuk meluncurkan platform download permainan yang diharapkan dapat bersaing dengan Steam. Kongregate menamai layanan baru tersebut Kartridge. Platform ini rencananya akan tersedia dalam waktu dekat, menyuguhkan developer ‘kendali penuh’ atas produk-produknya, termasuk mempersilakan mereka menentukan sendiri model monetisasi konten.

Seperti platform distribusi digital terpopuler di Bumi itu, Kartridge menyajikan judul-judul premium serta free-to-play. Layanan juga memungkinkan developer mengintegrasikan iklan, atau memanfaatkan metode ‘bayar semau Anda’ dalam menawarkan permainan. Menariknya lagi, berbeda dari Steam Direct, para pencipta game tidak dikenakan biaya saat mengunggah karya mereka di Kartridge.

Dari sisi pengguna, Kartridge tak lupa dibekali berbagai fitur komunitas krusial yang umumnya ditemukan di platform sejenis. Di sana akan ada achievement, forum, fungsi chat hingga reward berdasarkan progres dalam permainan. Kongregate turut membubuhkan fitur kurasi plus algoritma pintar sehingga pemain bisa segera menemukan game-game yang ia sukai – sekaligus mempertemukan mereka dengan developer di belakangnya.

Kongregate mengakui keunggulan Steam di segmen distribusi digital. Namun masalah utama yang diakibatkan oleh terlalu banyaknya jumlah konten mereka adalah, seringkali permainan itu tidak sampai pada konsumen target. Di sinilah solusi yang Kongregate coba tawarkan: Kartridge menjanjikan kemudahan pencarian game sesuai minat user.

Pada Games Industry, CEO Emily Greer mengungkapkan kepercayaan diri timnya, mengingat Kongregate memiliki pengalaman mengelola komunitas gaming selama lebih dari satu dekade.

Sang publisher juga menekankan bahwa Kartridge diposisikan sebagai evolusi dari store Kongregate, dan bukan penggantinya. Walaupun nanti Kartridge sudah tersedia, marketplace Kongregate akan terus beroperasi.

Kartridge kabarnya akan siap diakses di’musim panas’ tahun ini.

Peralihan dari Steam Greenlight ke Steam Direct sendiri didorong oleh keinginan Valve menyuguhkan konten lebih berkualitas dengan menyisihkan game-game yang tidak ditunjang data memadai dan mendapatkan laporan buruk dari pengguna. Dari pengamatan saya, Kongregate akan membutuhkan metode filter dengan tujuan serupa jika publisher ingin level mutu Kartridge bisa menyamai Steam.

Sumber: Games Industry.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter