Mengenal NataProperty, Pemenang Top 100 Qualifier Echelon Indonesia 2016

Mengenal NataProperty, Pemenang Top 100 Qualifier Echelon Indonesia 2016

Akan mewakili Indonesia di Echelon Asia Summit 2016
Mengenal NataProperty, Pemenang Top 100 Qualifier Echelon Indonesia 2016
Mengenal NataProperty, Pemenang Top 100 Qualifier Echelon Indonesia 2016

Situs yang mempertemukan pengembang properti, agen-agen pemasaran, dan calon pembeli NataProperty, terpilih sebagai juara pertama dalam ajang Top 100 Qualifier Echelon Indonesia dan nantinya akan bertarung dengan startup lainnya di Echelon Asia Summit Juni 2016 mendatang.

Layanan yang didirikan oleh COO Sandra Vandhi, CEO Benny Saputro dan CMO Happy Murdianto, menawarkan smart selling tool untuk agen properti dan merupakan management property system yang dikembangkan Nata Solusindo sejak tahun 2015.

Situs NataPoperty bisa diakses secara gratis oleh pengembang properti dan agen-agen pejualannya. Kehadiran NataProperty mencoba menjawab kesulitan para agen dan developer terkait terbatasnya ketersediaan informasi dari developer ke agen, seperti ketersediaan unit ataupun harga serta ilustrasi pembayaran.

“Latar belakangnya kurang lebih kami melihat kesulitan developer-developer dalam mengimplementasikan system property management yang harganya mahal dan juga kesulitan mereka dalam mengatur agent-agen penjualan mereka, terutama untuk developer menengah bawah atau developer baru,” kata Sandra.

Lantas apa yan membedakan NataProperty dengan situs properti lainnya? Seperti ditegaskan Sandra, NataProperty secara khusus menargetkan pengguna dari perusahaan yang baru terjun ke dunia properti dan masih memerlukan panduan seputar SOP yang perlu diterapkan terkait dengan penjualan properti.

“Kami totally berbeda karena kami bukan listing property, namun property commerce marketplace, di mana real data stock ada di sistem kami,” kata Sandra.

Dengan mengedepankan sistem yang diperkirakan bernilai Rp 2 hingga 3 miliar, NataProperty mengklaim saat ini telah memiliki sekitar 20.000 agen yang tersebar di Jabodetabek dan telah menandatangani MOU dengan 10 pengembang. Dalam hal monetisasi, setiap unit yang terjual di NataProperty akan dikenakan biaya kepada developer sebesar 0,25 hingga 0,5%.

NataProperty rencananya akan meluncurkan aplikasi Android Mei mendatang dan mimpi besarnya adalah IPO di tahun 2020.

Bersaing di ajang Echelon Asia Summit 2016

NataProperty merupakan startup Indonesia yang dinilai memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang sebagai startup Indonesia, dan nantinya akan bersaing secara regional dengan startup lainnya di ajang Echelon Asia Summit 2016. Terkait kompetisi tersebut, NataProperty menegaskan kesiapannya.

“Kami yakin bisa juara karena konsep ini sangat fresh dan satu-satunya di Indonesia, bahkan mungkin di Asia. Kami memiliki passion dan latar belakang yang kuat di bidang property dan IT, para Founder kami mayoritas berpengalaman di bidang properti dan IT,” tuntas Sandra.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Interview
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…