Mister Aladin siap rebut tahta raja e-commerce travel

Mister Aladin Siap Klaim Tahta Raja E-commerce Travel Indonesia

Bermodalkan dana pemasaran yang besar, Mister Aladin siap geser kompetitor
CEO Mister Aladin Teddy Pun dalam acara peluncuran layanan / DailySocial
CEO Mister Aladin Teddy Pun dalam acara peluncuran layanan / DailySocial

Silakan sebut nama-nama pemain di industri e-commerce yang menyasar segmen travel. Ya, nama-nama besar tersebut ingin digeser Mister Aladin, sebuah platform online untuk memenuhi segala kebutuhan perjalanan Anda. CEO Mister Aladin Teddy Pun dengan tenang nan meyakinkan berujar bahwa pihaknya memiliki cukup dana untuk mencapai target tersebut.

Jalan panjang menuju titel market leader

Mister Aladin adalah situs pemesanan hotel yang harapannya bisa menjadi acuan bagi para traveler dalam mempersiapkan perjalanan liburan mereka dan menjadi situs lokal yang memberikan harga hotel terbaik di sekitar 10.000 hotel dari Indonesia dan luar negeri. Jumlah hotel ini ditargetkan mampu bertambah 1000 hingga 1500 hotel baru tiap bulannya.

Ditemui siang tadi (27/11) dalam acara peluncuran Mister Aladin, Teddy memperkenalkan layanannya dengan analogi seperti asisten pribadi. Mister Aladin dapat dihubungi kapan saja melalui telepon, e-mail, pesan instan (WhatsApp), atau live chat, perihal kebutuhan perjalanan para Aladiners (sapaan pengguna Mister Aladin).

“Kami tidak bisa menjabarkan dengan detil investasi dana yang kami miliki. Yang jelas, marketing budget Mister Aladin sangat besar. Hingga enam bulan ke depan, kami akan secara agresif untuk menggelontorkan dana tersebut untuk memperoleh brand awareness,” katanya. Mister Aladin sendiri berdiri di bawah naungan MNC Media Investments.

PegiPegi dan Travelio merupakan beberapa kompetitor langsung yang akan segera merasakan hangatnya persaingan di vertikal ini. Traveloka juga dianggap Teddy sebagai kompetitor terbesarnya, namun meski begitu Ia tak ingin disejajarkan dengan Traveloka karena pihaknya belum fokus ke penjualan tiket transportasi.

“Saat ini kami fokus di penginapan. Produk barunya nanti akan berbentuk aktivitas atau tur yang sepenuhnya terkustomisasi berdasarkan kebutuhan pengguna,” tambahnya.

Tiga komponen utama bisnis menurut Teddy Pun

Ada tiga komponen menurut Teddy yang mampu mendorong percepatan bisnis, terutama di industri ini, yakni produk, teknologi, dan advertising.

Produk dan layanan Mister Aladin sendiri dinyatakan telah disempurnakan untuk memberikan pengalaman baru melakukan perjalan yang terkustomisasi para konsumennya.

Dari sisi teknologi, Teddy percaya bahwa platform-nya telah memiliki standar terbaik dan keamanan pembayaran yang terjamin. Ia juga menggandeng Veritrans yang menjadi alternatif payment gateway selain kartu kredit, pembayaran langsung (Mandiri ClickPay, CIMB Clicks, KlikBCA, dan sebagainya), juga bank transfer.

Poin terakhir menjadi sangat menarik, karena Teddy cukup optimis dengan mengandalkan marketing budget dalam jumlah yang besar untuk beriklan mampu menjadikan MisterAladin sebagai pemimpin pasar. Ia menyebutkan akan melakukan pemasaran secara digital maupun konvensional secara agresif.

Apakah dengan dana yang besar cukup untuk bisa menjadi market leader? Teddy menjawab, “Ya. Tentu saja.”

“Industri online travel Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar. Kami telah merencanakan strategi pemasaran 360-derajat yang agresif untuk menembus pasar dan memperluas bisnis kami menjadi online travel terkemuka di Indonesia,” imbuhnya.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…