StartupBerita

Noice Umumkan Pendanaan Strategis dari RANS Entertainment

RANS akan menghadirkan konten podcast original secara eksklusif sebagai tahap awal kemitraannya

Platform konten audio Noice mengumumkan pendanaan strategis dengan nominal yang dirahasiakan dari RANS Entertainment milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Sebagai tahap awal kemitraan strategisnya, RANS akan menghadirkan konten podcast original secara eksklusif di platform Noice.

Sebagai informasi, RANS Entertainment merupakan perusahaan konten hiburan yang menaungi berbagai lini bisnis, mulai dari RANS Music, RANS Sportainment, RANS FC, RANS Basket, RANS e-sports, dan RANS Beauty. Saat ini, RANS Entertainment memiliki lebih dari 100 juta follower dan subscriber di berbagai jejaring media sosial.

RANS juga mulai masuk ke ekosistem startup dengan menghadirkan RANS Ventures. Dua portofolio awalnya adalah Upbanx dan VCGamers.

Sebelumnya, Noice memperoleh putaran pendanaan pra-seri A yang dipimpin oleh Alpha JWC Ventures dan Go-Ventures, serta partisipasi dari Kinesys Group dan Kenangan Kapital di 2021.

Adapun, Alpha JWC Ventures, Kenangan Kapital, dan Kinesys Group telah berpartisipasi pada pendanaan awal Noice.

More Coverage:

Noice Announces Strategic Investment from RANS Entertainment

Dalam keterangan resminya, CEO Noice Rado Ardian mengungkap bahwa posisi RANS sebagai media powerhouse di Indonesia dapat memperkuat konten dan membuka peluang kolaborasi dengan talent-talent di bawah naungan RANS Entertainment dan RANS Music.

"Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan konten berkualitas bagi masyarakat di Indonesia. Dengan partner strategis seperti RANS, jalan untuk mengembangkan ekosistem konten audio di Indonesia melalui konten cross-platform, baik visual ke audio maupun sebaliknya, akan semakin terbuka," tutur Rado.

Lewat kemitraan ini, pengguna Noice dapat mengakses berbagai konten baru RANS Entertainment secara eksklusif. Selain itu, RANS Entertainment akan menggunakan fitur Noice Live untuk berinteraksi langsung dengan para fans mereka. Noice Live adalah fitur social networking dalam format audio yang memungkinkan interaksi real-time antara kreator, pendengar, musisi, fans, hingga expert.

Chairman RANS Entertainment Raffi Ahmad menambahkan, "Apa yang dilakukan Noice sejalan dengan visi dan misi RANS Entertainment untuk mengembangkan ekosistem konten digital dan industri kreatif di Tanah Air. Hal-hal tersebut membuat kami sangat tertarik untuk berinvestasi di Noice."

More Coverage:

[Tekno] Winamp Sedang Dirombak Total, Bakal Jadi Platform Streaming Audio ala Spotify?

Saat ini, Noice menyebut telah memiliki lebih dari 20.000 episode podcast dengan total waktu pengguna mendengarkan konten lebih dari satu miliar menit. Noice punya lebih dari 1,5 juta pengguna dan lebih dari 300 konten kreator.

Strategi hyperlocal

Noice berkomitmen untuk menciptakan ekosistem konten audio berkualitas di Indonesia, dengan menghadirkan multi-vertikal audio terlengkap, seperti podcast, audiobook, radio, dan live audio.

Dalam wawancara DailySocial terdahulu dengan Rado Ardian, ia selalu menekankan strategi hyperlocal sebagai value proposition layanannya demi menjadi rumah bagi konten audio di Indonesia.

Strategi ini mengedepankan aspek bahasa Indonesia dan daerah dengan topik-topik relevan di setiap wilayah. Menurutnya, industri podcast dan audio non-musik terus bertumbuh, namun platform penyedia konten audio non-musik yang berkualitas masih sangat terbatas.

More Coverage:

Spotify Buka Akses Video Podcast ke Lebih Banyak Kreator

Dengan diversifikasi lini bisnis dan basis penggemar yang besar, kolaborasi Noice dengan RANS Entertainment dapat menjadi strategi yang tepat untuk mendominasi konten podcast lokal. Dan bisa jadi ini bukan kolaborasi eksklusif terakhir Noice dengan perusahaan sejenis.

Apalagi, jika diperhatikan selama beberapa tahun terakhir, publik figur maupun selebritas Indonesia sudah mulai membentuk kanal hiburan sendiri dengan memanfaatkan jaringan media sosial, seperti YouTube dan Instagram. Jumlah follower dan subscriber mereka pun besar. Tren ini turut sejalan dengan meningkatnya penggunaan smartphone dan berkurangnya intensitas masyarakat Indonesia untuk menonton televisi.

Application Information Will Show Up Here
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again