Categories

Berita

Perluas Target Pengguna, Grab Ubah GrabFood Merchant Menjadi GrabMerchant

Aplikasi GrabFood Merchant telah dihapus, merchant dialihkan untuk migrasi ke aplikasi baru

Marsya Nabila - 12 June 2020

Grab menghapus aplikasi khusus merchant kuliner GrabFood Merchant dan menggantinya dengan aplikasi GrabMerchant. Tujuannya agar Grab bisa menjangkau lebih banyak merchant kuliner GrabFood, juga non-kuliner untuk bergabung di GrabMart.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menjelaskan, GrabMerchant adalah solusi satu pintu untuk menggaet lebih banyak usaha mikro masuk ke dunia digital secara mandiri. Serta mengakses seluruh layanan Grab yang relevan dengan kebutuhan bisnis mereka, mulai dari layanan pesan antar makanan, barang, pembayaran non-tunai, dan sebagainya.

Terlebih itu, dari data yang ia kutip, usaha kecil dan mikro Indonesia yang baru masuk ke dunia digital baru 13%. Dengan kata lain, masih ada 87% usaha lainnya yang belum tersentuh. Adapun, bila melihat kondisi di Asia Tenggara, baru 34% usaha yang sudah go digital.

“Covid-19 menyebabkan perubahan perilaku konsumen yang signifikan terhadap layanan berbasis online di seluruh dunia. Hal tersebut turut memicu terciptanya berbagai inovasi di Indonesia, namun di sisi lain menimbulkan risiko semakin lebarnya kesenjangan digital. [..] UMKM harus segera melakukan transformasi digital. Platform Grab Merchant ini salah satu wujud komitmen jangka panjang kami,” terangnya dalam konferensi pers secara online, Kamis (11/6).

Press Conference - Peluncuran GrabMerchant App / Grab
Press Conference – Peluncuran GrabMerchant App / Grab

Dijelaskan lebih jauh, dari seluruh merchant GrabFood yang sudah bergabung di Grab, sekitar 80% di antaranya adalah usaha mikro dan menengah. Mereka sudah diarahkan untuk beralih ke aplikasi terbaru. Di aplikasi konsumer Grab, penanda merchant sudah beralih ke aplikasi baru terlihat dari munculnya tanda centang biru.

GrabMart itu sendiri merupakan fitur baru yang dirilis Grab saat pandemi terjadi. Fitur ini menghubungkan konsumen dengan merchant yang menjual kebutuhan sehari-hari dan bahan pokok. Tak hanya itu, di Indonesia saja, Grab menggaet sembilan pasar tradisional sehingga konsumen bisa belanja daging, ikan, hasil bumi, dan lainnya dengan harga terjangkau.

Fitur GrabMerchant

GrabMerchant tersedia dalam bentuk aplikasi dan situs web, yang dilengkap dengan fitur-fitur untuk membantu merchant mengelola operasional bisnis sehari-hari dan mengakses fitur-fitur penunjang pertumbuhan bisnis.

Sementara itu, situs web GrabMerchant menyediakan informasi komprehensif mengenai kinerja bisnis di seluruh jaringan toko online yang mereka jalankan. Situs ini baru bisa diakses pada Juli 2020 mendatang.

Fitur-fitur utama dari GrabMerchant antara lain:

1. Pendaftaran mandiri: merchant dapat mendaftar dan berjualan paling cepat dalam jangka waktu 24 jam. Proses pendaftaran sepenuhnya dilakukan secara digital dan merchant dapat melihat status pendaftaran secara real-time melalui aplikasi.

2. Profil pemilik, pengelola toko, dan kasir untuk keamanan ekstra: aplikasi ini dilengkapi dengan tiga profil pengguna. Mulai dari profil pemilik yang bisa mengakses penuh ke berbagai layanan dan fitur GrabMerchant, seperti manajemen operasional, pemantauan dan analisis kinerja bisnis, pelunasan pembayaran, manajemen inventaris, kampanye pemasaran, hingga pengajuan fasilitas keuangan.

Berikutnya, profil pengelola toko untuk membantu pemilik mengawasi dan mengelola operasional toko sehari-hari, dan profil kasir hanya digunakan untuk menggunakan fungsi pembayaran dan pengelolaan pesanan.

Pihak Grab memastikan tidak ada batasan jumlah karyawan yang bisa mengakses aplikasi tersebut, asalkan memiliki akun email dan nomor telepon yang didaftarkan.

3. Grosir: Grab bekerja sama dengan mitra penyedia bahan-bahan pokok seperti TaniHub dan Sayurbox. Merchant dapat membeli persediaan dan bahan-bahan dengan harga grosir, sekaligus menikmati kenyamanan layanan pengiriman barang satu hari sampai. Fitur ini tersedia untuk 100 ribu merchant di beberapa wilayah di tujuh kota di Indonesia.

4. Pemasaran: merchant dapat beriklan untuk meningkatkan awareness pelanggan dan meningkatkan penjualan. Di sini merchant dapat membuat iklan banner dan iklan pencarian, memilih sasaran audiens, dan mengakses kinerja iklan secara real-time melalui laporan yang mudah dipahami. Di samping itu, budget iklan yang dipasang dapat disesuaikan dengan kantong merchant, mulai dari $1 per hari. Fitur ini baru tersedia pada Juli 2020.

5. Laporan bisnis: fitur ini memberikan merchant gambaran tentang bisnis mereka dari sisi kinerja penjualan, efisiensi kegiatan operasional, kebiasaan belanja pelanggan, dan efektivitas dari kampanye pemasaran yang dilakukan. Insight tersebut bisa membantu mereka menemukan peluang bisnis baru. Sama seperti fitur sebelumnya, fitur ini akan hadir pada Juli 2020.

Sebagai catatan, kompetitor terdekat Grab juga memiliki aplikasi sejenis untuk menyasar merchant kuliner, yakni GoBiz, super-app khusus merchant. Fungsinya untuk mengatur pesan antar, pembayaran (di outlet dan online), pengelolaan usaha (POS dan keyboard untuk toko online).

Application Information Will Show Up Here

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter