StartupDScovery

Serba-Serbi Reksa Dana Syariah yang Perlu Kamu Tahu

Rangkuman informasi seputar reksa dana syariah bagi kamu yang ingin berinvestasi secara halal.

Kamu ingin investasi tapi ragu apakah investasi termasuk riba atau bukan? Kalau iya, kamu bisa mencoba alternatif satu ini, yaitu reksa dana syariah. Reksa dana syariah ini cocok bagi kamu yang mempertimbangkan unsur halal dan keberkahan.

Faktanya, reksa dana syariah ini memiliki rata-rata pertumbuhan market cap paling tinggi, loh! Lalu, apa pengertian reksa dana syariah dan apa bedanya dengan reksa dana konvensional? Baca terus artikel ini dan temukan jawabannya!

Apa Itu Reksa Dana Syariah?

Reksa dana syariah pertama kali diprakarsai oleh PT Danareksa Investment Management pada 1997. Reksa dana syariah kemudian mendapat sambutan hangat dari masyarakat hingga pada akhirnya, Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) mengeluarkan fatwa yang mengatur pelaksanaan reksa dana syariah.

Hampir mirip dengan definisi umum, reksa dana syariah adalah wadah untuk menghimpun dana yang dikelola manajer investasi, kemudian diinvestasikan ke surat berharga yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah

Prinsip syariah sendiri ditekankan pada pemilihan efek oleh manajer investasi yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah (DES). DES sendiri diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara periodik yaitu efektif setiap tanggal 1 Juni dan 1 Desember. Contoh efek dalam reksa dana syariah adalah saham syariah, sukuk, dan efek syariah lainnya.

Perbedaan Cara Kerja Reksa Dana Syariah dan Konvensional

Penerapan Prinsip Syariah

Perbedaan ini sudah pasti sangat kentara di mana reksa dana mengadopsi prinsip syariah dalam pelaksanaan investasi. Prinsip syariah tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.

  1. Pemilihan efek berdasarkan DES terbaru yang telah efektif dan menghindari efek non-halal seperti rokok, minuman alkohol, makanan non-halal, jual beli yang berpotensi pada perjudian, dll.
  2. Terdapat proses penyerahan kuasa wakalah bin ujrah dari investor kepada manajer investasi dan bank kustodian untuk mengelola investasi. Manajer investasi dan bank kustodian akan mendapat imbalan atau ujrah dari jasa pengelolaan investasi tersebut.
  3. Terdapat proses cleansing oleh manajer investasi. Menurut OJK, cleansing artinya pembersihan kekayaan dari pendapatan non-halal atau hal-hal yang dapat menggangu kehalalan uang selama melakukan investasi.
  4. Terdapat banyak pilihan produk dan berbasis efek syariah luar negeri pertama di Indonesia.
  5. Seluruh unit yang bertugas mengelola dan mengawasi investasi menganut prinsip syariah.

Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Seluruh pelaksanaan reksa dana syariah harus diawasi oleh DPS tempat investor menaruh investasi. Penunjukkan DPS sendiri harus melalui beberapa persyaratan yang ditentukan DSN-MUI, misalnya dengan memiliki surat rekomendasi dari MUI setempat dan lolos kompetensi sebagai pengawas syariah.

Tugas DPS adalah untuk menjamin produk investasi menjalankan prinsip syariah. DPS juga bisa turun langsung untuk memberikan rekomendasi produk investasi halal kepada manajer investasi.

Manfaat Reksa Dana Syariah

Risiko Lebih Rendah

Menurut aturan OJK, perusahaan yang masuk dalam DES hanyalah mereka yang memiliki utang berbasis bunga kurang dari 45 persen dari total aset keseluruhan.

Ini artinya, perusahaan-perusahaan yang masuk dianggap memiliki keuangan yang sehat. Hal ini juga menandakan bahwa peluang return saham cukup tinggi dan risiko utang tak dibayar menjadi kecil.

Dapat Menjadi Sarana Amal

Sebelumnya telah disebutkan bahwa dalam reksa dana syariah terdapat proses cleansing atau pembersihan kekayaan dari unsur non-halal. Umumnya, proses cleansing ini dilakukan untuk memisahkan bunga dari dana yang mengendap dan kenaikan harga saham efek.

Hasil pemisahan tersebut kemudian akan disalurkan pada kegiatan yang bersifat amal. Secara tidak langsung, menggunakan reksa dana syariah juga berpotensi sebagai sarana investor berbuat amal kepada masyarakat. Sangat menarik bukan?

Rekomendasi Reksa Dana Syariah Terbaik

Setelah belajar keunggulan reksa dana, sekarang waktunya kamu berinvestasi. Untuk memulainya, jangan lupa juga untuk memahami cara investasi dengan reksa dana, ya! Selain itu, kamu juga harus bisa menentukan produk reksa dana terbaik.

Saat ini, sudah banyak produk reksa dana syariah yang bisa kamu gunakan, misalnya reksa dana syariah yang dikeluarkan bank nasional seperti Bank Mandiri, Bank BSI, dll. Namun, kamu tentunya ingin memilih produk terbaik, bukan?

Simak daftar 5 reksa dana terbaik menurut Qoala selama 2020-2021 di bawah ini.

  1. Reksa Dana Syariah Mandiri
  2. Reksa Dana Syariah BNI
  3. Reksa Dana CIMB Niaga
  4. MNC Dana Syariah
  5. Simas Syariah Unggulan

 

Demikian pembahasan singkat tentang reksa dana syariah. Bagaimana menurutmu informasi ini? Kami berharap artikel ini bisa membantu menggugah hatimu untuk berinvestasi secara syariah. Sampai jumpa di bahasan lainnya!

Sumber gambar header: Unsplash


Ikuti kuis dan challenge #NgabubureaDS di Instagram @dailysocial.id selama bulan Ramadan, yang akan bagi-bagi hadiah setiap minggunya berupa takjil, hampers hingga langganan konten premium DailySocial.id secara GRATIS. Simak info selengkapnya di sini dan pantau kuis mingguan kami di sini.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again