The Witcher 3, tepatnya melalui expansion pack Blood & Wine menutup perjalanan panjang Geralt of Rivia di platform video game yang dimulai 11 tahun silam. Setelah trilogi The Witcher beserta segala add-on-nya rampung, CD Projekt Red akhirnya bisa mengalihkan fokus ke proyek besar berikutnya: Cyberpunk 2077. Momen ini ditandai dengan dipublikasikannya trailer baru di E3 2018.

Namun meski petualangan Geralt of Rivia sudah berakhir, tim developer asal Polandia itu ternyata tidak mau buru-buru memensiunkan jagat The Witcher yang mereka bangun dengan penuh detail. Dalam wawancara bersama Bankier.pl, CEO CD Projekt Adam Kiciński memberikan petunjuk soal rencana timnya untuk kembali ke benua liar yang dipenuhi monster dan mutan itu.

Sekuel The Witcher yang Kiciński maksudkan bukanlah game tabletop yang sedang dikembangkan oleh desainer Cyberpunk 2020 (yani sumber inspirasi dari Cyberpunk 2077), melainkan permainan video sejati. Saat ini, kabarnya CD Projekt Red tengah menggarap setidaknya dua game baru, yaitu Cyberpunk 2077 dan satu permainan tanpa judul.

“Untuk sekarang, kami ingin mencurahkan perhatian pada Cyberpunk 2077, dengan maksud buat mengoptimalkan sumber daya yang ada serta tidak memecah perhatian gamer,” kata Kiciński. “Akan ada waktunya bagi kami buat menyingkap proyek kedua tersebut.”

Tentu saja pertanyaan terbesar yang diajukan oleh pewawancara (dan para fans jika mereka punya kesempatan) adalah, apakah game baru tersebut adalah The Witcher ‘4’? Penjelasan sang CEO mengindikasikan kabar buruk dan kabar baik.

Kiciński menyampaikan bahwa tiga permainan The Witcher pertama dirancang dari awal sebagai trilogi. Maka dari itu, developer tidak mau menamai sekuelnya ‘The Witcher 4’. Meski demikian, mereka tidak akan buru-buru meninggalkan dunia The Witcher, yang telah CD Projekt Red garap hampir 12 tahun. Dan seperti yang Anda tahu, developer saat ini sedang ‘mengasuh’ dua franchise besar.

Tanpa Geralt, itu berarti CD Projekt Red punya kesempatan buat meramu sekuel The Witcher sebebas apapun. Fans mungkin akan mengharapkan Cirilla (anak angkat Geralt) untuk jadi fokus di game berikutnya, tapi saya tidak keberatan jika CD Projekt Red memperkenalkan karakter yang benar-benar baru sebagai protagonisnya – apalagi jika pemain diberikan keleluasaan buat menciptakan tokoh tersebut sesuai imajinasi mereka.

Saya juga tidak keberatan jika kita tidak lagi bermain sebagai seorang Witcher – pemburu monster yang sudah mengalami mutasi fungsi tubuh. Bayangkan serunya bermain jadi pemberontak Scoia’tael atau mungkin jadi body guard dari Kaisar Emhyr var Emreis…

Via VG247.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.