Categories

Interview

Violet Pay Hadirkan Sistem Pembayaran Online untuk Pelaku UKM

Setiap anggota dapat memiliki virtual wallet untuk melakukan transaksi mikro

Yenny Yusra - 12 February 2016

Mudah, cepat dan aman. Tiga hal itulah yang ditawarkan oleh Violet Pay, sebuah metode pembayaran terbaru yang dimiliki oleh Indivara Sejahtera Sukses Makmur (Indivara Group) yang memfokuskan bisnisnya pada pengembangan Digital Platform dan IT Consulting and Services.

Violet Pay merupakan smart payment system yang memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi mikro menggunakan smartphone. Berbeda dengan mobile payment milik operator seluler, Violet Pay mencoba untuk memberikan layanan mudah untuk komunitas melalui online payment system.

"Violet Pay adalah Platform Micropayment yang di-develop oleh PT. Indivara Sejahtera Sukses Makmur. Sedangkan DMSUM (PT. Dinamika Mitra Sukses Makmur) adalah anak perusahaan dari Indivara. Produk dari DMSUM adalah aplikasi "mentimun pasar rakyat" yang di dalamnya ada beberapa platform produksi Indivara termasuk Violet," ungkap VP Product Indivara Group Khristianto Herwahyudi.

Violet adalah platform micropayment, bukan aplikasi yang bisa diunduh langsung di Google Play. Violet Pay merupakan produk B2B white label. Platform Violet Pay yang digunakan oleh DMSUM di aplikasi "Mentimun Pasar Rakyat" memiliki nama "Mentimun Pay".

Menyasar kalangan UKM, koperasi, dan komunitas, Violet Pay dibangun untuk menjawab kebutuhan dan kesulitan dalam melakukan transaksi mikro, terutama untuk bisnis yang bersifat community-based. Diharapkan metode pembayaran sederhana Violet Pay dapat menjangkau kalangan masyarakat yang hingga kini masih belum memiliki rekening dan tabungan di bank.

"Dengan Violet Pay pelanggan tidak perlu mengisi data perbankan mereka. Cukup dengan login dan password di smartphone pelanggan sudah bisa berbelanja dimana pun dan kapan pun," kata Khristianto.

UKM, Koperasi, dan komunitas lainnya, dapat membuka kontak dengan tim di Indivara Group. Langkah selanjutnya, cukup membuka rekening Bank sebagai rekening utama Violet Pay. Kemudian Indivara Group akan melakukan implementasi sampai sistem siap digunakan. Harga paket berkisar antara 150-200 juta Rupiah, tergantung lingkup fitur yang akan digunakan. Indivara Group juga menawarkan model pembayaran beli putus atau sewa bulanan.

“Untuk saat ini, aplikasi baru berjalan di platform Android, yaitu platform yang banyak digunakan oleh pengguna smartphone secara luas seluruh indonesia,” kata Khristianto.

Dengan menerapkan pre-deposit funds bank, Violet Pay bisa digunakan untuk menjalankan Laku Pandai, UKM, koperasi serta komunitas lainnya bisa memanfaatkan layanan ini sebagai sistem pembayaran.

“Melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank) dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi, Violet Pay merupakan sarana teknologi informasi yang dapat digunakan untuk menjalankan Laku Pandai,” kata Khristianto.

Violet Pay saat ini sudah digunakan oleh beberapa perusahaan e-commerce, ritel online dan perusahaan logistik ternama di Indonesia. Violet Pay dapat digunakan oleh pebisnis, seperti UKM, yang memiliki komunitasatau anggota. Violet Pay digunakan sebagai media pembayaran dalam komunitas tersebut. Setiap anggota dapat memiliki virtual wallet, yang nantinya dapat digunakan untuk melakukan transaksi mikro di dalam UKM tersebut.

“Indivara Group akan memperkaya lagi fitur dari Violet Pay agar semakin membantu pengguna di dalam melakukan transaksi mikro. Pengembangan tahun ini mencakup layanan kredit atau pembiayaan,” tuntas Khristianto.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter