Setelah melakukan sesi wawancara dengan pemenang Sparxup 2012, berikutnya kami menyambangi Dilacak sebagai runner up-nya. Dilacak merupakan layanan GPS tracker yang memudahkan penggunanya untuk melacak berbagai macam hal yang ingin ditelusurinya — terutama berkaitan dengan kendaraan. Dilacak, yang didirikan oleh Hana Abriyansyah dan Dindin Mulyana, mengatakan keunggulannya dibanding layanan serupa adalah kompatibilitas layanannya dengan sistem dan device apapun, meskipun produk GPS-nya dibuat oleh kompetitor. Dengan skema pertanyaan yang serupa dengan artikel sebelumnya, berikut adalah hasil bincang-bincang kami dengan tim Dilacak:

Apa arti kemenangan Dilacak dalam ajang Sparxup 2012?

Kemenangan ini bagi kami bukan berarti kami lebih baik dari startup yang lain. Ini berarti kami bertambah baik dari kondisi sebelumnya. Kami berharap ini bisa jadi nilai tambah yang membantu kami bersaing dengan perusahaan besar yang bergerak di bisnis yang sama dengan Dilacak.

Bagaimana menurut tim Dilacak soal ekosistem startup teknologi di Indonesia saat ini?

Menurut kami ekosistem startup di Indonesia masih sedikit “unfriendly”. Kondisinya akan sangat membantu jika para investor atau para ahli di Indonesia memberikan bimbingan berupa pelatihan atau seminar untuk para pendiri startup. Dengan adanya bimbingan seperti itu, diharapkan pendiri startup akan memiliki struktur dan business model yang jelas saat memulai startup. Saat ini, acara-acara seperti sudah ada tapi masih dirasa kurang.

Langkah ekspansi apa yang bakal dilakukan oleh Dilacak, termasuk pemanfaatan hadiah Sparxup 2012?

Rencana pemanfaatan hadiah dari Sparxup akan berbentuk ekspansi di luar kawasan Jakarta dengan sistem partnership dengan perusahaan atau bengkel otomotif lokal di kota-kota lain di seluruh indonesia.

Saat ini Dilacak sudah mulai merekrut beberapa programmer dan pegawai pemasaran untuk menambah kebutuhan pegawai. Secara teknologi, kami sedang mengembangkan web service sebagai awal pengembangan aplikasi mobile Dilacak. Platform yang didukung adalah iOS dan Android. Mudah-mudahan bisa dirilis dalam empat hingga enam bulan ke depan.

Pesan apa yang ingin disampaikan oleh tim Dilacak untuk pegiat startup teknologi di Indonesia?

Bagi teman-teman penggiat startup di Indonesia, berikut ini adalah beberapa hal yang ingin kami share:

  1. Originalitas bukan segalanya. Kita harus membuktikan bahwa kita bisa membuat hal yang sama (dengan orang lain) dengan eksekusi dan hasil yang lebih baik
  2. Imajinasi lebih penting dari modal. Gunakanlah imajinasi semaksimal mungkin dan modal sebijak mungkin, karena startup biasanya tidak memiliki modal yang besar
  3. Perbanyak belajar dari komunitas startup di Indonesia karena  berbagi pengalaman dan pengetahuan dari komunitas sangat berharga nilainya. Kita juga bisa mendapat banyak relasi dari acara-acara gathering dan seminar startup tersebut


Catatan: transkip wawancara telah melalui proses penyuntingan tanpa mengurangi maksud yang disampaikan

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.