1. DScovery

Apa itu Multitasking, Cara, Manfaat dan Kelebihannya

Multitasking, seperti namanya, adalah cara fungsional untuk menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang lebih singkat

Multitasking adalah kata yang diciptakan yang menggabungkan kata-kata bahasa Inggris multi dan tasking. Kata multi mengacu pada deskripsi "beberapa" atau "banyak". Pemrosesan tugas berarti suatu bentuk pemrosesan tugas.

Interpretasi literal dari istilah multitasking adalah istilah untuk melakukan banyak tugas pada saat yang bersamaan. Jadi multitasking berarti multitugas.

Istilah ini banyak dijumpai dalam bidang komputasi dan kehidupan manusia sehari-hari. keduanya memiliki arti yang sama. Tetapi tidak seperti komputasi, multitasking adalah teknik di mana pekerjaan didukung oleh CPU. Pada manusia, aktivitas multitasking dibantu oleh otak dan tubuh.

Multitasking VS Monotasking

Jika dibandingkan dengan multitasking, istilah monotasking jarang diketahui banyak orang. Tugas tunggal atau monotasking adalah tindakan seseorang untuk fokus pada satu hal tertentu.

Saat melakukan multitasking, energi yang dibutuhkan otak untuk bekerja otomatis lebih besar daripada monotasking. Hal ini karena otak dipaksa untuk berpikir mencari cara dan agar beberapa kegiatan terselesaikan dengan waktu yang singkat.

Multitasking atau Monotasking?

Jawabannya akan tergantung dengan kondisi atau momen yang kamu lakukan. Jika kamu perlu menulis memo sembari mendengarkan video penjelasan dari dosen atau pembicara, maka multitasking cocok untuk momen tersebut.

Sama halnya dengan monotasking, ada momen dimana kamu hanya perlu fokus terhadap satu pekerjaan saja. Misalkan untuk menyelesaikan sebuah ujian atau mempelajari sesuatu, kamu perlu fokus dan memahami materi secara lebih dalam tanpa melakukan hal lain.

Fungsi Multitasking dalam Kehidupan Sehari-hari

Multitasking, seperti namanya, adalah cara fungsional untuk menyelesaikan banyak tugas dalam waktu yang lebih singkat. Detik, menit, dan jam yang diperlukan untuk menyelesaikan sesuatu pada saat yang sama sangat berkurang.

Misalnya, makan sambil membaca. Jadi dengan multitasking hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk menyelesaikan keduanya. Sisa waktu bisa digunakan untuk hal lain. Dengan cara ini kamu dapat melakukan lebih banyak hal.

Cara Melakukan Multitasking

Cara melakukan multitasking bagi pelajar

Sebagai pelajar yang sering disibukkan dengan guru atau dosen, multitasking mungkin menjadi solusi yang bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa tips tentang cara melakukan ini.

1. Buat To Do List dan Skala Prioritas

Tidak jarang pelajar mendapatkan brief penugasan secara bersamaan dan pada akhirnya menumpuk. Coba buat to do list berdasarkan skala prioritas mana tugas yang penting dan mendesak untuk diselesaikan.

2. Kelompokkan Tugas

Setelah selesai membuat daftar, mungkin ada beberapa kategori tugas yang bisa dilakukan secara bersamaan. Misalkan mengirim email untuk beberapa tugas tertentu. Coba untuk kelompokkan tugas-tugas serupa agar waktu penyelesaiannya juga terpangkas.

3. Jauhkan dari Distraksi

Multitasking adalah kemampuan yang berat untuk dilakukan dengan otak. Kehadiran distraksi bisa menjadi gangguan tambahan bagi fokus yang sudah terbagi. Hindari benda atau hal yang bisa menjadi distraksi, misalnya chat dari teman atau lingkungan yang berisik.

Cara melakukan multitasking bagi pekerja

Tidak hanya pelajar, multitasking adalah cara yang bisa dilakukan pebisnis saat dikejar target atau goals perusahaan. Berikut cara menerapkan apa itu multitasking dalam bisnis.

1. Daftar skala prioritas

Sama halnya dengan pelajar yang dihadapkan tumpukan tugas sekolah, sebagai pebisnis pasti sering mengalami penumpukan project perusahaan. Dari jumlah project tersebut, coba tentukan mana yang paling mendesak untuk diselesaikan dengan menggunakan skala prioritas.

2. Tidak menunda pengerjaan dan konsisten

Upaya mengejar target juga direfleksikan dengan disiplin tidak menunda pekerjaan. Setelah skala prioritas disusun dengan baik, segera kerjakan tugas yang berada pada posisi keutamaan pertama. Tentu di tengah pengerjaannya, Anda harus konsisten. Poin ini krusial jika Anda ingin cepat membasmi tumpukan kerjaan.

3. Batas kemampuan

Kita semua tahu beban yang ditanggung pebisnis tidak ringan. Karena itu walaupun harus melakukan multitasking, tetap ketahui batas kemampuan Anda. Jika melebihi kompetensi individu, multitasking adalah cara yang malah akan mendatangkan dampak negatif.

{$categories[0]['slug']}