1. Startup

HootSuite Hadirkan Dashboard dalam Bahasa Indonesia

Posisi Indonesia sebagai negara sosial media, termasuk sebagai salah satu negara pengguna Twitter terbesar di dunia, disadari oleh HootSuite. Sebagai hadiah kepada Indonesia atas Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan Idul Fitri kemarin, HootSuite kini menghadirkan dashboard dan aplikasi mobile-nya dalam bahasa Indonesia.

Dalam sebuah posting di blog HootSuite, disebutkan bahwa untuk proyek penerjemahan ke dalam bahasa Indonesia tersebut, HootSuite bekerja sama dengan beberapa orang dari Indonesia. Proyek ini berhasil diselesaikan dalam jangka waktu paling cepat dibandingkan dengan proyek penerjemahan oleh HootSuite lainnya.

Pada kesempatan yang sama, HootSuite juga merilis Indonesian Lady Owl, logo HootSuite dengan pakaian kebaya Indonesia. Indonesian Lady Owl ini disandingkan dengan Indonesian Owl yang telah dirilis pada Oktober lalu.

Pengguna HootSuite di Indonesia pada Juli lalu dilaporkan mencapai 160.000 orang. Jumlah ini terus bertambah, karena setiap harinya sekitar 1.000 pengguna baru dari Indonesia mendaftarkan diri untuk menggunakan aplikasi ini. Sesuai dengan karakter orang Indonesia, dari sebanyak itu pengguna HootSuite, hanya sedikit yang menggunakan layanan berbayar HootSuite.

Setelah melokalisasi dashboard ke dalam bahasa Indonesia, pada tahun ini HootSuite juga mempunyai beberapa rencana lain di Indonesia. Seperti disebutkan oleh Dave Olson, VP Community Hootsuite dalam wawancaranya dengan e27 Juli lalu, selanjutnya HootSuite akan menambahkan platform pembayaran yang sesuai dengan kebiasaan pengguna Indonesia. Selain itu, mereka juga menjajal kemungkinan meluncurkan layanan bingkisan hadiah seperti yang HootSuite miliki di pasar lain.

Sebelum ini, pada Juni-Juli lalu, HootSuite menggelar HootUp untuk mempererat hubungan dengan komunitas pengguna HootSuite. HootUp ini digelar 12 kali dalam waktu dua bulan tersebut dan total dihadiri oleh lebih dari 400 orang.