1. Lifestyle

Kini Tanpa DRM, Game untuk Oculus Rift Bisa Dimainkan di HTC Vive dengan Bantuan Software Revive

Sama sekali bukan pembajakan, pengguna HTC Vive masih harus membeli game secara resmi dari Oculus Store

Seperti yang kita tahu, VR gaming sejauh ini terbagi menjadi dua kubu, yaitu Oculus Rift dan HTC Vive – paling tidak sampai PlayStation VR dirilis di bulan Oktober nanti. Persaingan antara kedua virtual reality headset kelas kakap tersebut tidak cuma di bidang hardware, tetapi juga merembet ke ranah software alias konten.

Soal konten, sepertinya Rift masih di atas angin dibanding Vive dengan jumlah game yang lebih banyak dan bervariasi. Akan tetapi komunitas pengguna HTC Vive tidak kehabisan akal. Dengan bantuan software bernama Revive yang dirancang oleh tim developer LibreVR, mereka bisa membeli game di Oculus Store, lalu memainkannya menggunakan HTC Vive.

Namun tidak lama setelah Revive dirilis, tim Oculus meluncurkan update krusial yang menerapkan sistem DRM (Digital Rights Management) berbasis hardware. Gampangnya, DRM ini akan lebih dulu mengecek headset yang pengguna pakai apa; kalau bukan Rift, maka game tidak bisa dijalankan.

Kucing-kucingan terus berlanjut; tim LibreVR lalu merilis update untuk Revive yang dapat menonaktifkan DRM tersebut sehingga pengguna Vive tetap dapat memainkan game yang mereka beli dari Oculus Store.

Keputusan tim Oculus yang menerapkan DRM tersebut menuai protes dan dinilai banyak orang sebagai bentuk arogansi, hingga akhirnya mereka merasa tidak enak sendiri. Mulai tanggal 25 Juni kemarin, DRM kontroversial tersebut secara resmi dicabut lewat sebuah update, dan tim LibreVR sendiri juga telah menghapuskan fitur 'pembunuh' DRM pada Revive.

Berakhirnya 'konflik' ini setidaknya bisa membuat persaingan antara kedua VR headset menjadi lebih sehat. Revive sendiri bukanlah software untuk membajak game dan mendapatkannya secara cuma-cuma; pengguna tetap harus membeli game dari Oculus Store secara resmi, hanya saja Revive memungkinkan mereka untuk memainkannya di HTC Vive.

Sumber: Ars Technica.