1. Startup

Traveloka Resmi Hadirkan Segmen Pemesanan Kamar Hotel

Traveloka yang selama ini solid di reservasi tiket pesawat pesawat kini resmi merambah bisnis pemesanan kamar hotel. Melalui Traveloka Hotels yang masih bersifat beta, mereka sudah siap melayani pemesanan di 350 ribu hotel di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Selain itu Traveloka juga mengumumkan pertumbuhan penjualan 17.7% per bulan sepanjang semester pertama 2014.

Managing Director Traveloka Ferry Unardi dalam rilis persnya mengatakan, "Pertumbuhan bisnis Traveloka di semester 1 2014 cukup stabil dan kami senang dapat melampaui target pertumbuhan 15% yang kami tetapkan di awal 2014. Traveloka memulai penjualan tiket pesawat di April 2013 dan saat ini kami melayani rata-rata 250.000 kunjungan per hari. Bila dibandingkan dengan penjualan tiket di kuartal kedua (April-Juni) 2013, jumlah penjualan tiket di kuartal kedua 2014 melonjak sebesar 544%. Hal ini merupakan pencapaian yang besar bagi Traveloka."

Saat ini Traveloka banyak mengadakan kerja sama pemasaran bersama BNI, Standard Chartered Bank, ANZ, Bank Mega, Visa, dan blitzmegaplex.

Terkait pelebaran bisnis di penawaran kamar hotel, melalui wawancara kami di bulan Maret lalu Ferry menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ada pemain lokal di segmen ini yang mampu menyaingi Agoda dan Traveloka diharapkan mampu menjadi penantang serius di kemudian hari dengan pengalamannya di bisnis ini.

Traveloka juga memprediksikan bahwa tren positif di industri perjalanan Indonesia yang akan berlangsung hingga akhir 2014. Tren positif dalam pemesanan tiket dan perjalanan konsumen Indonesia diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir 2014. Namun, tren tersebut juga dapat mengalami perubahan terkait hasil Pemilu 2014 dan rencana pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM yang tentunya akan mendongkrak harga barang kebutuhan dan mempengaruhi kemampuan daya beli dan alokasi belanja konsumen.

Terkait Traveloka Hotels, tampilan antarmukanya persis sama dengan menu pencarian tiket pesawat. Setelah memasukkan nama hotel atau nama kota, kita akan disungguhkan dengan pilihan yang kita inginkan. Di sejumlah hotel ditampilkan obyek wisata terdekat, rating, dan jumlah ulasan yang masuk, meskipun tidak bisa kita lihat secara detil deskripsinya dan dari mana sumbernya. Kami masih berusaha mengkonfirmasi untuk hal ini.

Secara umum, detil tampilan tiap hotel cukup lengkap, termasuk lokasi, deskripsi hotel, fasilitas yang diberikan, dan sejumlah ketentuan yang berlaku. Jika kita mencoba melakukan pemesanan di masa beta seperti sekarang, kita bisa jumpai bahwa fee yang dikenakan oleh Traveloka masih gratis.

Yang masih belum bisa diperoleh di sini adalah kemampuan memperbesar gambar kamar hotel untuk melihat situasi kamar dengan lebih seksama. Di beberapa hotel juga masih dijumpai kamar yang tidak ada gambar display-nya sama sekali. Mari sekarang kita bandingkan, apakah untuk segmen hotel ini Traveloka mampu mempertahankan image-nya sebagai layanan yang memberikan harga termurah.