Digital Marketing

Cara Meningkatkan CTR, Tips Sukses Digital Marketing!

Dalam digital marketing, keberhasilan promosi dan campaign tak hanya bergantung pada jumlah pengunjung. Ada aspek-aspek lain yang beriringan dengan itu, salah satunya CTR (click through rate) atau rasio klik-tayang.

CTR ini penting untuk mengukur seberapa baik performa dari sebuah iklan digital, yang dapat memicu konversi penjualan. Sehingga, penting untuk para digital marketer memahami cara meningkatkan CTR, guna unggul dalam ketatnya persaingan pasar.

Mengenal CTR (Click Through Rate)

CTR (click through rate) atau rasio klik-tayang merupakan presentase jumlah pengunjung yang meng-klik iklan digital, yang dipasang pada sebuah situs. CTR ini dapat mengetahui seberapa besar pengaruh impressions iklan tersebut, berdasarkan clicks yang dihasilkan.

Perlu diketahui:

  • Impressions adalah jumlah penayangan iklan.
  • Clicks adalah jumlah klik pada iklan.

Untuk mengetahui CTR, dapat menghitung clicks, dibagi dengan impressions, lalu dikali 100 persen. Sebagai contoh, iklan yang dipasang memiliki impressions sebanyak 500 kali. Namun, dari 500 penayangan tersebut, hanya menghasilkan 20 clicks. Maka, CTR-nya adalah 4%.

Cara Meningkatkan CTR

Ada banyak faktor yang menyebabkan rendahnya CTR pada iklan digital, padahal jumlah impression-nya tinggi. Mungkin, digital marketer yang memasang iklan itu belum memperhatikan hal-hal berikut.

  • Pahami Target Khalayak

Dalam menentukan target pasar atau khalayak, seorang pelaku bisnis atau digital marketer perlu tahu seperti apa karakter targetnya. Kuncinya adalah riset. Riset dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu menemukan kata kunci hingga jenis iklan yang tepat.

  • Kualitas Konten

Setelah menemukan target khalayak beserta karakteristiknya, buatlah konten yang berkualias. Kualitas konten dapat menentukan reaksi khalayak, sehingga akan meng-klik iklan, hingga memicu transaksi pada produk yang diiklankan.

Ada beberapa hal yang dapat disiasati guna menarik perhatian khalayak, seperti: membuat konten yang singkat, tetapi memuaskan. Lalu, penggunaan media visual yang relevan juga dapat menambah daya tarik konten.

  • Copywriting

Salah satu penunjang konten yang berkualitas adalah copywriting atau materi tulisan yang mengena pada iklan. Buatlah materi tulisan yang singkat, padat, dan mencakup informasi secara menyeluruh, sesuai harapan target pasar.

Copywriting ini menjadi first impression calon pengunjung. Copywriting juga menjadi representasi dari isi konten, yang akan membangun ekspektasi. Di mana nantinya, berpengaruh terhadap CTR pada iklan.

  • Monitoring Konten

Monitoring konten ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan aktualitas konten yang telah dibuat. Misalnya, isi konten yang telah diunggah sudah kurang relevan di masyarakat, konten itu dapat diperbaharui sesuai dengan tren terkini.

Pastikan juga, konten selalu berada dalam kondisi layak dinikmati, sehingga tidak merusak pengalaman khalayak. Monitoring konten ini juga dapat dilakukan secara berkala, untuk melihat performa CTR.

  • Penempatan Iklan

Penempatan iklan yang tepat dapat memicu keinginan khalayak untuk meng-klik. Ketika memasang iklan pada sebuah situs, pilihlah penempatan yang mudah dijangkau mata. Dengan begitu, pesan pada iklan tersampaikan dengan baik, hingga timbul konversi penjualan.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter