1. Startup

GoTo Financial: Eks CEO Atome David Chen Bergabung untuk Bantu Menetapkan Strategi Jangka Panjang

David juga merupakan Co-Founder Advance Intelligence Group, perusahaan yang menaungi layanan KreditPintar, Atome, dan Ginee

David Chen resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Atome, selanjutnya ia akan bergabung di GoTo Financial sebagai Head of Consumer Lending.

Ia juga merupakan salah satu Co-Founder Advance Intelligence Group, startup fintech berbasis di Singapura. Selain Atome, grup tersebut turut mengoperasikan layanan fintech lending Kredit Pintar dan platform e-commerce enabler Ginee di Indonesia.

Sebelum fokus menjadi technopreneur, David pernah bekerja di berbagai perusahaan teknologi ternama, seperti Yahoo!, Microsoft dan Amazon. Ia juga pendiri aplikasi gaya hidup Nestia dan platform karier Matchimi di Singapura.

Di GoTo Financial, David akan fokus mengakselerasi unit lending, meliputi layanan GoPay Later, GoPay Pinjam, GoModal, serta unit finansial yang memotori platform tersebut seperti PT Multifinance Anak Bangsa dan Findaya.

"David Chen bergabung di GoTo Financial untuk membantu menetapkan strategi jangka panjang GoTo Financial, memastikan kami terus dapat memberikan layanan finansial yang optimal di dalam ekosistem GoTo melalui sinergi yang kuat. Kami yakin bahwa keahlian, pengalaman dan pemahaman mendalam David di bidang industri teknologi dan keuangan akan sangat berharga bagi perusahaan," ujar Head of Corporate Affairs GoTo Financial Audrey Petriny.

Sebagai informasi, Advance Intelligence Group secara total telah mengumpulkan pendanaan lebih dari $700 juta. Salah satu investor utamanya adalah Northstar Group, perusahaan investasi yang dinakhodai Patrick Walujo yang kini jadi CEO GoTo Group.

Penguatan bisnis finansial GoTo memang menjadi salah satu prioritas Patrick. Sejak menjabat ia mulai banyak menata ulang struktur perusahaan, termasuk melepas sebagian unit yang tidak terkait signifikan dengan bisnis intinya, salah satunya GoPlay yang kini spin-off dan rebranding jadi Everywhere.id.

Baru-baru ini kesepakatan Tiktok atas kepemilikan saham mayoritas Tokopedia juga menjadi sinyal kuat bahwa GoTo akan menajamkan fokus bisnis di lini on-demand dan fintech saja, alih-alih turut andil dalam riuhnya pasar e-commerce.

More Coverage:

"Kami kini dapat mempercepat progres yang didukung oleh mitra ekosistem kami. Seiring dengan peningkatan profitabilitas dan arus kas, kami akan mengoptimalkan penggunaan modal sejalan dengan rencana alokasi modal yang baru, yang mungkin mencakup inisiatif buyback saham, tergantung pada peraturan dan persetujuan pemegang saham," ujar Patrick Walujo dalam keterangan resminya di rilis terkait transaksi bersama TikTok Shop.

Adapun struktur bisnis fintech GoTo sebenarnya juga sudah lengkap dari ujung ke ujung, mulai menyediakan layanan pembayaran lewat Gopay, pinjaman lewat GoPaylater, perbankan lewat Bank Jago, investasi lewat GoInvestasi, hingga infrastruktur pendukung lewat Midtrans.

Application Information Will Show Up Here
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again